Breaking News
Memuat breaking news...

17 Siswa SMAN 1 Baktiya Lulus Seleksi Nasional Berbasis Prestasi

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 10 Agustus 2024 - 6.37 PM WIB
17 Siswa SMAN 1 Baktiya Lulus Seleksi Nasional Berbasis Prestasi
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LHOKSUKON (Waspada): Sejumlah 17 siswa SMA Negeri 1 Baktiya, Aceh Utara berhasil lulus Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) di sejumlah universitas terkenal.

Kepala SMA Negeri 1 Baktiya Marzuki Hasan kepada Waspada, Sabtu (10/8) menjelaskan, keberhasilan siswa lulus seleksi nasional berbasis seleksi, setelah mereka mendapat pendampingan dari sekolah. Sejak kelas dua mereka telah didampingi para guru sesuai dengan dengan jurusan diminati. "Tahun ini ada siswa yang berhasil lulus di Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala," jelas Marzuki Hasan.

SNBP dilakukan berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik, dengan menggunakan rapor serta prestasi akademik dan non akademik siswa. Rapor yang digunakan adalah semester satu sampai dengan semester lima bagi SMA dengan masa belajar tiga tahun. Adapaun prestasi akademik maupun non akademik siswa yang dinilai adalah tiga prestasi terbaik.

Achmed Alhubaysyi berhasil lulus Fakultas Kedokteran USK, sementara Ririn Aldiansyah lulus di Fakultas Kesehatan universitas yang sama. Marzuki juga menjelaskan, siswa SMAN-1 Baktiya yang lulus di USK Banda Aceh berjumlah 10 orang. Mereka juga memilih Fakultas Teknik, Sospol, FKIP, dan Fakultas Ekonomi.

Uava Sakina lulus di UIN Arraniry, Fakultas Tarbiyah, Prodi Pendidikan Teknologi Informasi. Dira Makfirah, Fakultas Ekonomi, Prodi Manajemen Unimal. Firhan Auladi, Fakultas Tehnik Prodi Teknik Sipil Unimal. Ilyas Zahara Fakultas Sospol Unimal, Rahmi Maulida Fakultas FKIP Unimal, Nisa Humaira FKIP Unsam dan Nia Zarina Fakultas Teknik Poltek Lhokseumawe.

Untuk meningkatkan semangat belajar siswa, pihak sekolah terus membenah dengan memperbaiki sarana dan pra sarana belajar siswa. Namun anggaran melalui dana BOS terbatas, sehingga masih banyak kebutuhan sekolah yang belum diperbaiki. Diantaranya, lantai ruang belajar yang rusak dan berdebu.(b08)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement