Breaking News
Memuat breaking news...

18 Kelompok Tani Agara Terima Bantuan Benih Padi

Redaksi
Redaksi
Jumat, 4 Maret 2022 - 1.46 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

KUTACANE (Waspada): 18 Kelompok Tani yang tersebar di Wilayah Kecamatan Bambel, Lawe Sumur dan Kecamatan Bukit Tusam, Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) terima bantuan benih padi seberat 8 ton lebih.

Acara pemberian bantuan benih padi yang dilakukan secara simbolis tersebut berlangsung di Desa Kuta Lesung Kecamatan Lawe Sumur pada Kamis (3/3) sore dihadiri anggota komisi IV DPR RI, H M Salim Fakhry SE, Sekda Agara, Mhd Ridwan SE.

Juga hadir diantaranya, Ketua DPRK Agara, Denny Febrian Roza, Irwan dari PT Sanghyang Seri Cabang Banda Aceh, Kadistan Agara Riskan SP, Kadis Sosial Sadli ST, Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala BPP dan Penyuluh, kepala desa dan perangkat desa.

Anggota Komisi IV DPR RI, Salim Fakhry SE dalam kesempatan itu mengatakan bantuan benih padi yang diberikan kepada 18 Kelompok Tani khusus lahan yang terdampak banjir. Justru itu dirinya berharap kepada Kadistan untuk mendampinginya agar  bantuan ini tepat sasaran bagi penerima petani imbas banjir.

"Bantuan benih padi ini bukan dari uang saya pribadi melainkan dari APBN Kementerian Pertanian melalui aspirasi selaku anggota DPR. Adanya bantuan benih padi supaya dapat meringankan  beban bagi petani  imbas banjir yang terjadi beberapa bulan yang lalu," ujarnya.

Selain itu, Salim Fakhry menegaskan tidak ada toleransi bagi mafia pupuk urea bersubsidi siapapun orangnya di Kabupaten Agara wajib diperangi bersama dengan cara melaporkan kepada aparat penegak hukum.

Sekda Agara, Mhd Ridwan SE mengucapkan terima kasih kepada Salim Fakhry anggota DPR RI yang begitu peduli terhadap program yang dibutuhkan masyarakat Agara. "Oleh karena itu, mari kita doakan bapak Salim Fakhry selalu sehat dan dimudahkan oleh Allah SWT segala urusannya," ujarnya.

Demikian juga halnya harga HET bila melebih haram hukumnya. Dirinya juga sependapat mafia pupuk meresahkan petani. "Tidak ada toleransi wajib diperangi," sebut Ridwan menambahkan, perangi mafia pupuk bersubsidi diamini oleh Ketua DPRK Denny Febrian Roja. (cseh)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement