Breaking News
Memuat breaking news...

2.000 Siswa Perguruan Al Azhar Medan Ikut Kegiatan Manasik Haji Akbar

Redaksi
Redaksi
Minggu, 16 Juni 2024 - 11.43 AM WIB
2.000 Siswa Perguruan Al Azhar Medan Ikut Kegiatan Manasik Haji Akbar
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Guna menanamkan nilai-nilai dan tata cara pelaksanaan ibadah haji kepada siswa sejak dini, perguruan Al Azhar Medan, Jumat (14/6) melaksanakan kegiatan praktik manasik haji akbar di sekolah itu.

Kegiatan yang sudah menjadi agenda tahunan perguruan Al Azhar  ini dan dilaksanakan bertepatan dengan pelaksanaan ibadah haji yang sesungguhnya di Makkah, kegiatan ini diikuti sebanyak 2000 siswa mulai dari SLB, PG-TK, SD, SMP, SMA dan SMP Ar-Rahman Percut.

Kegiatan diawali dengan berkumpulnya seluruh siswa di lapangan SD Model Al Azhar yang di sulap seperti Padang arafah, selanjutnya siswa mendengarkan khutbah Arafah yang disampaikan oleh ustadz Coco Syahputra Marpaung.

Dalam khutbahnya menyampaikan bawah keutamaan hari Arafah adalah wukuf di Padang Arafah di mana pada saat itu sedang merasa terhina dengan diturunkannya rahmad  Allah dan dihapusnya dosa-dosa besar manusia.

“Selanjutnya pada hari tersebut juga diturunkannya ayat Alquran terakhir saat Rasulullah wukuf di lereng Jabal Rahmah dan pembebasan dari api neraka serta sebaik-baiknya dia adalah doa yang dipanjatkan pada hari Arafah,” ujarnya.

Sementara Itu Ketua-ketua Lembaga Pengembangan Ilmu Agama (LPIA) Perguruan Al Azhar H Samsuddin M.Pd mengatakan, kegiatan manasik haji akbar merupakan program yayasan yang dilaksanakan oleh LPIA perguruan Al Azhar setiap tahunnya.

Kegiatan manasik haji akbar digelar setelah sebelumnya juga digelar manasik di masing-masing unit kemudian baru digelar manasik oleh seluruh unit secara bersamaan.

Menurutnya kegiatan ini merupakan pengaplikasian dari pembelajaran yang dilaksanakan di kelas yang bertujuan agar membiasakan siswa-siswi dalam pelaksanaan tata cara ibadah haji sehingga nanti kalau mereka sudah dewasa dan mereka mendapat kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji mereka sudah dapat melaksanakannya dengan baik dan benar.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini kelak jika anak-anak kelak diberikan rezki dan mendapat kesempatan melaksanakan ibadah haji dan umroh mereka dapat melaksanakannya secara mandiri karena mereka telah kita bekali dengan pengetahuan tentang pelaksanaan ibadah haji,” ungkapnya.(h02)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement