Breaking News
Memuat breaking news...

2.000 Staf Medis Di Gaza Tanpa Makanan Berbuka Puasa

Redaksi
Redaksi
Selasa, 12 Maret 2024 - 5.42 PM WIB
2.000 Staf Medis Di Gaza Tanpa Makanan Berbuka Puasa
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan sekitar 2.000 staf medis di Gaza utara tak mendapat makanan untuk berbuka puasa di hari pertama Ramadan, Senin (11/3).

"[Mereka] tak menemukan makanan apa pun untuk berbuka puasa di hari pertama Ramadan," demikian pernyataan Kemenkes seperti dikutip dari Al Jazeera.
Juru bicara Kemenkes Palestina Ashraf Al Qudra meminta bantuan internasional untuk segera menyediakan makanan bagi staf medis di Gaza Utara.

"Tenaga medis terlalu rentan terhadap kelaparan yang melanda Jalur Gaza utara," kata Al Qudra, dikutip Anadolu Agency, Selasa (12/4).

Warga di Palestina terutama Gaza menjalani Ramadan di bawah serangan bom Israel dan ancaman kelaparan.

Usulan gencatan senjata saat Ramadan tak juga terlaksana. Warga Gaza mau tak mau harus menjalankan puasa Ramadan dengan penuh keprihatinan.

Israel melancarkan agresi ke Palestina sejak 7 Oktober 2023. Mereka juga mendeklarasikan perang melawan Hamas.

Selama agresi, mereka menyerang warga dan objek sipil seperti rumah sakit, kamp pengungsian, hingga sekolah.

Israel juga membatasi secara ketat bantuan kemanusian yang masuk ke Gaza. Langkah ini semakin membuat wilayah itu berada dalam krisis pangan.

Kemenkes mencatat setidaknya 27 orang meninggal karena kekurangan gizi dan dehidrasi akibat blokade Israel.

Hingga kini total korban meninggal sejak Israel melancarkan agresi mencapai lebih dari 31.000 orang meninggal.(cnni)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement