Breaking News
Memuat breaking news...

2.836 KPM Di Padangsidimpuan Terima Bantuan Beras Pemerintah

Redaksi
Redaksi
Kamis, 12 Oktober 2023 - 9.43 PM WIB
2.836 KPM Di Padangsidimpuan Terima Bantuan Beras Pemerintah
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

P.SIDIMPUAN (Waspada): Sebanyak 2.836 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Kota Padangsidimpuan terima bantuan beras tahap dua sebanyak 10 kg tiap KPM yang disalurkan pemerintah pusat melalui PT.Pos Indonesia.

Bantuan beras tahap dua yang bersumber dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tersebut secara resmi disalurkan PT.Pos Indonesia bekerjasama dengan Pemko Padangsidimpuan, Kamis (12/10) di Gedung Adam Malik, Jl.Serma Lion Kosong, Padangsidimpuan.

Executive Manager PT. Pos Indonesia Padangsidimpuan, Hamdan Suseno mengatakan, bantuan pangan CBP di wilayah Kota Padangsidimpuan merupakan program bantuan dari Badan Pangan Nasional yang disalurkan melalui PT. Pos kepada KPM di wilayah Kota Padangsidimpuan yang tersebar di enam kecamatan.

Hamdani berharap seluruh penerima beras bantuan tersebut dapatenerimya pada hari itu, namun jika tidak hadir dalam penyaluran tersebut dapat mengambil di Kantor Pos Indonesia Padangsidimpuan. "Kita berharap, hari ini penyaluran bisa 100% selesai.Jika masih ada yang tidak hadir hari ini besok dapat mengambilnya di Kantor Pos Kota Padangsidimpuan," tuturnya.

Pj. Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe M.Kes diwakili Plh.Sekdako Padangsidimpuan Rahuddin Harahap MH menegaskan bahwa setiap keluarga penerima manfaat menerima 10 kg beras."Dengan disalurkannya bantuan ini, kita berharap dapat membantu dan memperbaiki kondisi ekonomi KPM yang terdampak.

Rahuddin mengungkapkan program bantuan cadangan pangan beras itu merupakan salah satu langkah konkrit Pemko hadir di tengah-tengah masyarakat yang menghadapi kesulitan ekonomi.

"Untuk hari ini ada sekitar 2.836 KPM yang akan menerima bantuan, dan saya himbau agar seluruh saudara - saudara yang hadir untuk tidak berdesak - desakan, juga mendahulukan ibu hamil dan lansia," ujar Rahuddin. (a39)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement