Breaking News
Memuat breaking news...

2 Nelayan Diselamatkan Terombang-ambing Di Perairan Pantai Labu

Redaksi
Redaksi
Senin, 28 Februari 2022 - 4.52 PM WIB
2 Nelayan Diselamatkan Terombang-ambing Di Perairan Pantai Labu
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Tim Dit Polair Polda Sumut dan Posmat TNI-AL menyelamatkan dua nelayan pencari ikan asal Belawan yang kapalnya tenggelam pada Sabtu 6 Februari 2022. Keduanya ditemukan di perairan Pantai Labu, Minggu (27/2).

Kedua korban yang berhasil diselamatkan, M Daud, 55, warga Lorong Makmur, Kecamatan Medan Belawan dan Komaruddin alias Sudin, 50, warga Lorong Melati, Kecamatan Medan Belawan.

Direktur Dit Polair Polda Sumut Kombes Pol. Toni Ariadi Effendi dikonfirmasi, Senin (28/2) membenarkan Tim Dit Polair Polda Sumut dan Posmat TNI-AL menyelamatkan dua nelayan usai kapal yang dibawa untuk mencari ikan tenggelam.

"Dengan menggunakan perahu karet tim melakukan pencarian dan penyelamatan korban tenggelam di laut dengan cara menyusuri perairan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang," katanya.

Pada posisi 4 mil barat laut dari Kuala Paluh Dibaji, Pantai Labu, Kecamatan Pantai Labu, Deliserdang, kedua korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat saat menumpang kapal nelayan," sebutnya.

Toni mengungkapkan, kedua nelayan yang ditemukan selamat itu langsung dibawa ke Dermaga Unit Markas Polairud Deliserdang. Kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dijemput dan dibawa pulang ke rumah masing-masing.

"Kedua nelayan itu dapat diselamatkan setelah Tim Dit Polair Polda Sumut dan Posmat TNI-AL menerima laporan dari nelayan tentang satu kapal pencari ikan yang tenggelam, dan para korbannya terombang ambing di tengah laut," kata dia.(m10)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement