Breaking News
Memuat breaking news...

257 Warga Binaan Di Sumut Terima Remisi Waisak

Redaksi
Redaksi
Senin, 16 Mei 2022 - 4.56 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumut memberikan remisi kepada 257 warga binaan pemasyarakatan di Sumut, bertepatan pada perayaan Hari Raya Waisak Tahun 2022, Senin (16/5).

Dari ratusan yang mendapat remisi itu, tiga orang di antaranya langsung mendapat remisi bebas.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumut, Erwedi Suprayitno mengatakan ratusan WBP yang memperoleh remisi khusus Hari Raya Waisak, merupakan bagian dari 498 orang WBP beragama Budha yang tersebar di Lapas maupun Rutan di Kanwil Kemenkumham Sumut.

"Mereka mendapatkan potongan hukuman bervariasi mulai dari 15 hari hingga 2 bulan penjara," kata Erwedi, Minggu (15/5)

Ia menjelaskan, sebanyak 254 orang memperoleh remisi khusus sebagian atau RKI. Serta 3 orang mendapat remisi khusus seluruhnya (bebas) atau RKII.

"Jumlah narapidana yang mendapatkan remisi berdasarkan regulasi didominasi oleh kasus kriminal umum sebanyak 250 orang dan napi yang diatur dalam PP 99 Tahun 2012 sebanyak 7 orang," sebut Erwedi.

Ia menambahkan, jumlah seluruh warga binaan di Sumatera Utara berjumlah 35.317 orang hingga tanggal 13 Mei 2022. Rinciannya, narapidana pria sebanyak 25.507 orang dan narapidana wanita sebanyak 1.177 orang.

"Kemudian tahanan pria sebanyak 8.281 orang dan 352 orang tahanan wanita," tandas Erwedi. (m32).

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement