Breaking News
Memuat breaking news...

3 Ton Bio Solar Ilegal Diamankan

Redaksi
Redaksi
Senin, 15 Januari 2024 - 2.12 PM WIB
3 Ton Bio Solar Ilegal Diamankan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Subdit Tipiter Dit Reskrimsus Polda Sumut mengamankan truk pengangkut bahan bakar minyak (BBM) bio solar subsidi ilegal saat melintasi Jalan Desa Tanjung Lenggang, Kec. Bahorok, Langkat, Jumat (12/1).

"Truk diamankan membawa BBM bersubsidi jenis bio solar tanpa izin," ujar Kapolda Sumut melalui Kabid Humas Kombes Pol. Hadi Wahyudi, Minggu (14/1) malam.

Ia menyebutkan, truk yang membawa BBM solar bersubsidi itu dikemudikan R dan kernet S. Ketika dihentikan; polisi menemukan lebih 100 jerigen ukuran 30 liter masing-masing berisi bio solar dengan berat mencapai 3 ton.

"Berdasarkan keterangan R (sopir) 100 jerigen berisi bio solar bersubsidi itu dimuat dari rumah/warung tempat pengumpulan bio solar milik JS di Serapit, Langkat," sebutnya.

Rencananya BBM akan dijual ke Bahorok, Langkat untuk bahan bakar alat berat eskavator.

Hadi menjelaskan, dalam pengangkutan BBM itu truk tidak disertai dokumen resmi apapun. Bahkan jual beli BBM langsung dilakukan antara JS dengan B dan G, yang saat ini dalam lidik.

"JS memperoleh BBM bersubsidi jenis bio solar tersebut dari truk-truk yang datang langsung (suling kencing) lalu dikumpulkan di rumah atau warung miliknya," kata Hadi.(m10)

Waspada/Ist
Tiga ton bio solar subsidi diamankan polisi saat melintasi Jalan Desa Tanjung Lenggang, Langkat, Jumat (12/1)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement