Breaking News
Memuat breaking news...

Ideologi Pancasila Cegah Konflik Sosial

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 17 Desember 2022 - 10.07 PM WIB
Ideologi Pancasila Cegah Konflik Sosial
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Anggota DPRD Sumut Rudi Alfahri Rangkuti menegaskan, penguatan Pancasila sebagai ideologi bangsa harus terus dilakukan, guna mencegah perpecahan serta konflik sosial.

Hal itu dikatakan Rudy saat melakukan sosialisasi penyebarluasan ideologi Pancasila dan penguatan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di Kelurahan Binjai, Kecamatan Binjai Kota, Jum'at (16/12/2022).

Sosialisasi yang dihadiri Ketua Harian DPD PAN Binjai Fithri Mutiara Harahap, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Bacaleg Benawan Tarigan serta ratusan masyarakat Kelurahan Binjai diisi pencerahan oleh narasumber, yakni Syarifuddin SH. MH, dosen fakultas hukum Universitas Islam Sumatera Utara.

Rudi Alfahri Rangkuti mengatakan, sosialisasi penyebarluasan Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan harus terus dilakukan sebagai upaya mencegah perpecahan serta konflik sosial.

"Sosialisasi Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan juga bertujuan untuk menanamkan kembali pentingnya kesadaran berbangsa pada setiap masyarakat," katanya.

Sekertaris Komisi A DPRD Sumut ini juga mengatakan, ideologi Pancasila sebagai pemersatu bangsa tidak mengancam, apalagi menindas kelompok tertentu.

Hal itu sebaliknya justru melindungi dan mengangkat identitas masing-masing yang ada di Indonesia.

"Bangsa ini memiliki berbagai keyakinan atau agama dan suku, yakni Jawa, Padang, Melayu, Batak, Mandailing, Karo dan lain-lain yang bersatu menjadi Indonesia," ucap anggota dewan Dapil XII Binjai Langkat ini.

Politisi Partai Amanat Nasional ini berpesan kepada peserta yang hadir dalam sosialisasi ideologi Pancasila dan Wasbang agar terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

"Seluruh komponen masyarakat harus berperan serta memperkokoh persatuan dan mencintai tanah air serta tidak mudah terpecah-belah," pungkasnya.(cpb)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement