Breaking News
Memuat breaking news...

4.804 Jiwa Masyarakat Agara Terdampak Banjir

Redaksi
Redaksi
Rabu, 15 November 2023 - 11.05 PM WIB
4.804 Jiwa Masyarakat Agara Terdampak Banjir
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

KUTACANE (Waspada): Sebanyak 4.808 jiwa masyarakat Aceh Tenggara terdampak banjir bandang yang terjadi Selasa (14/11) malam.

Sebelumnya hanya 14 kecamatan, bertambah menjadi 1 kecamatan lagi yang berjumlah 13 desa. Jadi totalnya sebanyak 63 desa, 1200 Kepala Keluarga (KK)," rinci Kalaksa BPBD Agara, Nazmi Desky kepada Waspada.id, Rabu (5/11).

"Pemkab saat ini sudah melakukan upaya penanganan pasca banjir dan banjir bandang katanya, seperti menurunkan 5 mobil dump truck, pembersihan material di jembatan Kuning 1, pembersihan fasilitas umum, seperti rumah ibadah dan rumah masyarakat di Desa Pasar Puntung serta penguatan normalisai tanggul sungai," tambah Nazmi Desky.

Lebih lanjut Nazmi mengatakan, mulai kemarin malam sudah didirikan dapur umum dari Dinas Sosial Kab.Aceh Tenggara dengan menyiapkan 2.550 nasu ungkus perharinya yang diberikan kepada warga masyarakat 3 desa, yakni Desa Pasar Puntung, Titi Pasir dan Kampung Baru serta petugas yang bertugas di lokasi tersebut.

Selanjutnya Nazmi mengatakan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk terus menangani pasca bencana banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara.(cseh)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement