43 Mahasiswa Poltekkes Gunungsitoli Terkendala Biaya, Bobby Nasution Siapkan Dukungan Beasiswa43 Mahasiswa Poltekkes Gunungsitoli Terkendala Biaya, Bobby Nasution Siapkan Dukungan Beasiswa

GUNUNGSITOLI (Waspada.id): Gubsu Bobby Nasution menyiapkan dukungan beasiswa bagi mahasiswa Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan di Gunungsitoli. Langkah ini dilakukan untuk membantu mahasiswa asal Kepulauan Nias yang terkendala biaya pendidikan sekaligus memperkuat ketersediaan tenaga kesehatan di wilayah tersebut.
Komitmen itu disampaikan Bobby Nasution saat meninjau Poltekkes Gunungsitoli di Poltekkes Gunungsitoli Iraonogeba, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Minggu (9/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut terungkap persoalan pembiayaan masih menjadi salah satu hambatan mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan. Dari 66 mahasiswa yang diterima pada semester pertama, hanya 23 mahasiswa yang masih aktif mengikuti perkuliahan. Sedangkan 43 mahasiswa lainnya tidak melanjutkan pendidikan karena terkendala biaya.
Bobby menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius. Selain menyangkut keberlanjutan pendidikan generasi muda, keterbatasan mahasiswa yang dapat menyelesaikan pendidikan juga berpotensi memengaruhi ketersediaan sumber daya manusia di bidang kesehatan di Kepulauan Nias.
“Ini menjadi persoalan, baik untuk tenaga kesehatan yang ada di Kepulauan Nias maupun untuk anak-anak kita agar bisa mendapatkan lapangan pekerjaan,” ujar Bobby.
Menurut Bobby, pemerintah daerah akan berupaya mengintegrasikan dukungan beasiswa dengan program bantuan pendidikan yang telah tersedia. Jika Kementerian Kesehatan menetapkan kuota beasiswa sebesar 20 persen bagi mahasiswa Poltekkes Medan, Pemprov Sumut akan mendorong peningkatan cakupan bantuan tersebut melalui kolaborasi hingga mencapai minimal 50 persen.
“Kami sebagai pemerintah daerah yang punya masyarakatnya, memberikan fasilitas kepada masyarakat agar bisa menikmati fasilitas dari kementerian ini. Target kita tadi 50 persen, mudah-mudahan bisa kita berikan melalui beasiswa,” katanya.
Bobby berharap dukungan tersebut dapat membuka kesempatan lebih luas bagi putra-putri Kepulauan Nias untuk menyelesaikan pendidikan di bidang kesehatan dan kemudian mengabdi di daerah asalnya.
Salah seorang mahasiswa tingkat tiga Poltekkes Gunungsitoli, Destin Murni Laoli, menyambut baik perhatian yang diberikan pemerintah. Destin mengaku pernah mengambil cuti kuliah karena kesulitan membiayai pendidikannya.
Sebagai anak pertama dari tiga bersaudara, Destin mengatakan kondisi ekonomi keluarganya semakin berat karena ibunya sedang sakit. Karena itu, dukungan pembiayaan pendidikan menjadi sangat berarti bagi keberlanjutan kuliahnya.
“Saya senang sekali dapat bertemu dengan Bapak Bobby. Beliau sangat membantu saya dalam pembiayaan uang kuliah. Perasaan saya sangat senang sekali. Terima kasih Bapak Bobby atas bantuannya,” ujar Destin haru.
Pemerintah Provinsi Sumut berharap kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan dan institusi pendidikan dapat terus diperkuat sehingga persoalan biaya tidak menjadi penghalang bagi mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan.
Program dukungan pendidikan tersebut juga diharapkan mampu melahirkan lebih banyak tenaga kesehatan yang berasal dari Kepulauan Nias dan pada akhirnya dapat memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kepulauan tersebut. (DISKOMINFO SUMUT)
































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda