Breaking News
Memuat breaking news...

50 Hektare Hutan Tele Kembali Terbakar

Redaksi
Redaksi
Rabu, 2 Juli 2025 - 4.32 PM WIB
50 Hektare Hutan Tele Kembali Terbakar
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SAMOSIR (Waspada): Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Tele, Kec. Harian, Kab. Samosir, Selasa (1/7) sekira pukul 01.00 WIB dini hari. Diduga api berasal dari atas menara pandang kemudian merambat hingga ke tepi jalan.

“Kebakaran hutan dan lahan di Tele diperkirakan mencapai sekitar 40 hingga 50 hektare,” kata KPH Xlll Dolok Sanggul, Haritua Siregar kepada wartawan.

Dikatakan, informasi kebakaran diketahui sekira pukul 01.00 WIB dini hari. Akibat angin kencang, sehingga api cepat merambat ke bawah hingga ke tepi jalan dan mengganggu pengguna jalan.

“Personel damkar telah bekerja keras sejak pagi hingga sore untuk memadamkan api. Namun karena angin kencang api sehingga cepat melahap hutan dan lahan,” terangnya.

Haritua juga menjelaskan, bahwa tim Damkar, TNI, Polri dan warga telah berupaya memadamkan api. Pihaknya akan terus memantau dan melakukan pemadaman hingga api benar-benar padam.

Haritua menyebut penyebab dan pelaku kebakaran hutan pinus di Tele belum diketahui. “Penyebab kebakaran hutan Tele belum dapat kita pastikan sampai saat ini, pelakunya juga belum diketahui siapa,” pungkasnya.(cvs)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement