Breaking News
Memuat breaking news...

6 Titik Bencana Banjir Dan Longsor Landa Aceh Tengah

Redaksi
Redaksi
Rabu, 2 Oktober 2024 - 9.18 PM WIB
6 Titik Bencana Banjir Dan Longsor Landa Aceh Tengah
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

TAKENGON (Waspada): Akibat hujan deras, tercatat 6 titik terjadi bencana banjir dan longsor melanda beberapa desa di Kecamatan Rusip Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (02/10) sore.

Demikian Kepala Satuan Kerja (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Andalika kepada Waspada. "Hujan deras yang terjadi sore tadi menyebabkan bencana alam di beberapa lokasi di wilayah Kabupaten Aceh Tengah," sebutnya.

Berdasarkan informasi yang pihaknya terima baik dari aparatur kampung dan anggota Polsek hingga kini telah terjadi bencana di beberapa titik, yakni;

  1. Banjir bandang di Kampung. Atu Singkih Kec. Rusip Anatara. Air dan lumpur masuk ke rumah, informasi sementara terdampak 6 rumah.
  2. Kampung Pantan Tengah Kec. Rusip Antara. Tanah longsor yang menutup jalan Nasional (Pameu- Gempang).
  3. Kampung Wih Kiri Kec. Rusip Antara, juga tanah longsor yang menutup jalan kabupaten ( Pilar-Wih Kiri).
  4. Kampung Arul Pertik dan Mekar Maju tanah longsor yang menutup jalan Kabupaten Sp. Pantan Pertik-Mekar Maju.
  5. Banjir bandang di Kampung Jerata Kec. Silih Nara. Air dan lumpur masuk ke rumah warga.
  6. Pohon tumbang di Kampung. Waq (Ketapang) Kec. Linge menutupi badan Jalan Nasional ( Uning-Ise ise).

Dikatakannya lagi untuk penanganan darurat saat ini tim TRC BPBD sedang mengerahkan 1 unit alat berat ke lokasi untuk membersihkan longsoran yang menutup badan jalan. "Tim juga akan melakukan pendataan terhadap kerusakan dampak yang ditimbulkan akibat bencana tersebut," tutp Andalika.(cno)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement