Breaking News
Memuat breaking news...

600 Prajurit Yonif Raider 111/KB Gemakan Anti Narkotika

Redaksi
Redaksi
Rabu, 1 Februari 2023 - 5.00 PM WIB
600 Prajurit Yonif Raider 111/KB Gemakan Anti Narkotika
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MANYAK PAYED (Waspada) : Sebanyak 600 prajurit Batalyon Infanteri Raider Khusus 111/Karma Bhakti gemakan 'Anti Narkotika' dan menyayikan Mars BNN dalam rangka memecahkan rekor Muri, di Lapangan Mayonif Raider Khusus 111/KB, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (1/2) pagi.

Danyon Letkol Inf. Agus Satrio Wibowo, SIP, saat memimpin 600 prajurit Yonif RK 111/Raider Karma Bhakti melaksanakan gema 'Anti Narkotika' dan menyayikan Mars BNN dalam rangka memecahkan rekor Muri, di Lapangan Mayonif Raider Khusus 111/KB, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (1/2) pagi. Waspada/Rapian

Danyon Letkol Inf. Agus Satrio Wibowo, SIP, kepada wartawan menyatakan, akan mendukung penuh BNN Kota Langsa untuk memerangi narkoba dan siap melaksanakannya.

"Tidak boleh ada prajurit di Batalyon yang terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran narkoba," tegasnya.

Ditambahkan Agus, terkait narkoba ini menjadi tanggung jawab bersama tidak hanya ada dipundak BNN semata, makanya komponen masyarakat untuk mengelorakan 'War on Drugs' perang melawan narkoba.

"Kita akan terus sinergisitas dengan BNN Kota Langsa dalam pelaksanaan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) demi Indonesia bersih narkoba (Bersinar)," ucap Agus.

Lebih lanjut, ketahanan NKRI menjadi harga mati dan TNI siap menjadi garda terdepan dalam menghempang lajunya peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

"Kami siap melawan siapapun yang melakukan peredaran barang haram tersebut dan kami pastikan apabila ada prajurit kami yang terlibat narkoba akan ditindak tegas," ungkap Agus yang didampingi Wadanyon Mayor Inf Andhika Eka Prasetya Susilo.

Sementara itu Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa, AKBP Werdha Susetyo SE, menyampaikan terimakasih kepada satuan Batalyon Infanteri 111/ Karma Bhakti atas pelaksanaan gema anti narkotika, menyayikan Mars BNN dalam rangka memecahkan rekor Muri.

"Terimakasih kepada Danyon, Wadanyon para perwira dan semua prajurit Batalyon 111/Raider yang telah melaksanakan gema anti narkotika dan menyanyikan Mars BNN," ujar Werdha.

Kepala BNN Kota Langsa, AKBP Werdha Susetyo SE, didampingi Danyon Letkol Inf. Agus Satrio Wibowo, SIP, berfoto bersama usai melaksanakan gema 'Anti Narkotika' dan menyanyikan Mars BNN dalam rangka memecahkan rekor Muri, di Lapangan Mayonif Raider Khusus 111/KB, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (1/2) pagi. Waspada/Rapian

Kendati demikian, dukungan penuh yang telah diberikan oleh pihak Batalyon 111/Raider tentunya tidak hari ini saja, namun akan terus berlanjut dan bersinergi dalam pelaksanaan P4GN.

Kemudian, di-era modern sekarang ini, menghancurkan negara memang tidak lagi harus menggunakan perang konvensional yang mengandalkan kekuatan senjata, melainkan melalui perang asimetris atau yang sering juga disebut sebagai perang proksi. Salah satu strategi perang proksi yang saat ini sangat mengancam Indonesia adalah upaya merusak moral warga negara menggunakan narkoba.

"Melalui gema anti narkotika ini kita akan terus gaungkan perang terhadap narkoba demi menyelamatkan generasi emas mendatang," tukas Werdha. (crp)

FOTO UTAMA : Tampak 600 prajurit Batalyon Infanteri Raider Khusus 111/Karma Bhakti melaksanakan gema 'Anti Narkotika' di Lapangan Mayonif Raider Khusus 111/KB, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (1/2) pagi. Waspada/Rapian

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement