Breaking News
Memuat breaking news...

Adiksi Ketergantungan Zat Tidak Bisa Disembuhkan

Redaksi
Redaksi
Selasa, 4 April 2023 - 9.37 PM WIB
Adiksi Ketergantungan Zat Tidak Bisa Disembuhkan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LANGSA (Waspada) : Adiksi zat atau yang biasa disebut dengan kecanduan adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh penggunaan suatu zat secara terus-menerus walaupun pengguna telah menyadari bahwa kebiasaan tersebut telah menimbulkan masalah seperti kesulitan mengontrol penggunaan, timbul masalah kesehatan dan konsekuensi sosial yang negatif.

"Adiksi tidak bisa sembuh, tapi hanya bisa pulih, karena adiksi adalah penyakit otak kronis dan sering kambuh serta mempengaruhi emosi dan perilaku," kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa, AKBP Werdha Susetyo, SE, Selasa (4/4).

Menurut Werdha, menjabarkan kriteria orang yang bisa disebut sebagai pecandu antara lain adanya penggunaan narkoba yang kompulsif dan tidak dapat dikendalikan meski tahu konsekuensi dan bahayanya.

Kepala BNNK Langsa, AKBP Werdha Susetyo, saat memberikan pemaparan bahaya adiksi dalam program Weuh Hate Seputaran Permasalahan Narkoba di Kota Langsa bersama BNN Kota Langsa', di Aula serbaguna kantor Geuchik Gampong Sidodadi, Kecamatan Langsa Lama, Selasa (4/4). Waspada/Rapian

Di hadapan aparatur Gampong Sidodadi, yang berbalut program 'Weuh Hate Seputaran Permasalahan Narkoba di Kota Langsa bersama BNN Kota Langsa', di Aula serbaguna kantor Geuchik Gampong Sidodadi, Kecamatan Langsa Lama.

“Karena adiksi adalah penyakit kronis yang kompleks, adiksi hanya bisa pulih tidak bisa sembuh, itu berarti adiksi harus dijaga dari masalah- masalah yang ada baik internal maupun eksternal yang dapat memicu agar tidak kambuh lagi,” paparnya.

Kebanyakan pecandu membutuhkan perawatan jangka panjang dan berulang untuk dapat berhenti dari ketergantungan narkoba. Terapi dan perawatan adiksi dapat menjadikan pecandu melakukan berbagai hal positif yang dapat mengalihkan minatnya kembali melakukan penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu Geuchik Gampong Sidodadi, Trimo, menyatakan terimakasih kepada BNNK Langsa yang telah memberikan edukasi terkait P4GN yang seyogianya terus berlanjut.

"Semoga dengan adanya edukasi P4GN dari BNNK Langsa maka nantinya akan melahirkan gampong yang bersih narkoba (Bersinar)," tukas Trimo. (crp).

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement