Breaking News
Memuat breaking news...

Afif Abdillah: Pancasila Bukan Sekadar Dihafal, Tapi Harus Diamalkan

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 8 Agustus 2026 - 3.13 PM WIB
Afif Abdillah: Pancasila Bukan Sekadar Dihafal, Tapi Harus Diamalkan
Anggota DPRD Kota Medan Afif Abdillah melaksanakan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan bagi masyarakat, Sabtu (8/8), di Medan. Waspada. Id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Anggota DPRD Kota Medan, Afif Abdillah, SE, mengingatkan masyarakat agar tidak memandang Pancasila sebatas lima sila yang harus dihafalkan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal itu disampaikan Afif saat melaksanakan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan bagi masyarakat, Sabtu (8/8), di Jalan Dame Lk XIV, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas.

Menurut Afif, kelima sila dalam Pancasila memiliki keterkaitan satu sama lain. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, menjadi landasan penting dalam membangun manusia yang beradab, menjaga persatuan, mengedepankan musyawarah serta mewujudkan keadilan sosial.

“Inti dari lima sila itu sebenarnya diturunkan dari sila pertama, kalau menurut saya pribadi. Ketuhanan Yang Maha Esa. Makanya di Indonesia, beragama adalah prioritas paling utama,” ujarnya.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Medan ini juga mengajak masyarakat memahami makna sila kedua, yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Menurutnya, sikap adil dan beradab harus tercermin dalam hubungan antarmanusia, termasuk ketika masyarakat mendapatkan pelayanan publik.

Ia mencontohkan persoalan pelayanan kesehatan yang belakangan menjadi perhatian masyarakat. Menurut Afif, kasus pasien BPJS yang harus menunggu berjam-jam hingga munculnya perdebatan antara pasien dan tenaga kesehatan tidak bisa hanya dilihat dari satu sisi.

“Bagaimana kita mau bicara Pancasila kalau kita sendiri masih belum memiliki adab dan kemanusiaan, empati?” katanya.

Afif menilai masyarakat juga perlu memahami kondisi tenaga kesehatan yang bekerja di tengah tekanan tinggi. Ia menyinggung beban kerja perawat yang dapat mencapai dua hingga tiga shift atau sekitar 12 jam dalam sehari.

“Kalau ibu kerja 12 jam kira-kira bisa senyum enggak? Terus kenapa ibu marah saat perawat tidak senyum?” tanyanya kepada peserta.

Menurutnya, persoalan pelayanan kesehatan juga berkaitan dengan prinsip keadilan. Ia menilai kesejahteraan tenaga kesehatan harus menjadi perhatian agar mereka dapat bekerja secara optimal dan memberikan pelayanan yang aman kepada pasien.

Afif juga mengaitkan sila ketiga, Persatuan Indonesia, dengan kondisi kehidupan masyarakat sehari-hari. Menurutnya, persatuan akan sulit terwujud apabila masyarakat masih mudah berprasangka buruk dan iri terhadap sesama.

“Bisa enggak kita bersatu kalau kita saling berprasangka buruk di antara kita?” katanya.

Sementara sila keempat, lanjut Afif, mengajarkan pentingnya musyawarah untuk mencapai mufakat. Prinsip tersebut juga menjadi bagian penting dalam kehidupan di lembaga legislatif.

“Intinya apa? Ini perdewanan-dewanan ini, inilah dia. Kita itu selalu musyawarah mencapai mufakat,” ujarnya.

Sedangkan sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, menurut Afif, harus diwujudkan melalui kebijakan yang memberikan rasa keadilan kepada masyarakat.

Ia berharap pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan tidak berhenti pada kemampuan masyarakat menghafalkan lima sila, tetapi mampu mendorong perubahan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan. Kita harus memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan,” pungkasnya.(id142)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement