Breaking News
Memuat breaking news...

Aldinz Rapolo Dukung Paslon No.1 BAGUSI Tapsel

Redaksi
Redaksi
Rabu, 16 Oktober 2024 - 9.48 PM WIB
Aldinz Rapolo Dukung Paslon No.1 BAGUSI Tapsel
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

TAPSEL (Waspada): Mantan Wakil Bupati (Wabup) Tapanuli Selatan (Tapsel), Aldinz Rapolo Siregar mendukung pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati nomor urut 1, Gus Irawan Pasaribu-Jafar Syahbuddin Ritonga (BAGUSI) pada Pilkada Tapsel 2024.

Menurut Wakil Bupati Tapsel dua periode (2005-2010 dan 2010-2015) ini, paslon BAGUSI ini merupakan paket komplit.

"Paslon BAGUSI ini paket komplit. Kenapa saya bilang paket komplit, karena Gus Irawan ini punya basic (latar belakang) yang lama berkecimpung di dunia perbankan, lalu menjejak ke politik hingga akhirnya memilih pulang kampung untuk membangun Tapsel demi mewujudkan Tapsel bangkit," kata Aldinz Rapolo di Kecamatan Batang Toru, Tapsel, Rabu (16/10/2024).

Kemudian, kata pendamping Bupati Ongku Hasibuan periode 2005-2010 dan Bupati Syahrul M Pasaribu periode 2010-2015 ini, untuk Jafar Syahbuddin adalah pemilik pondok pesantren ternama yakni Pesantren Darul Mursyid.

"Paslon BAGUSI ini kemudian didukung dan didoakan oleh pensiunan pegawai dan ASN yang merasa miris melihat kondisi Tapsel dalam tiga tahun terakhir ini jalan di tempat. Para pensiunan pejabat ini tentu bisa menjadi mentor untuk mengarahkan dan membimbing paslon BAGUSI. Makanya ini saya bilang paket komplit," terangnya.

Mewakili masyarakat, Aldinz juga menitipkan harapan kepada paslon BAGUSI bila nantinya terpilih menjadi Bupati-Wakil Bupati Tapsel periode 2024-2029.

"Harapan kami apabila paslon BAGUSI terpilih, apa yang didambakan masyarakat bisa terwujud. Kiranya janji yang disampaikan ke masyarakat bisa terwujud bila sudah duduk. Janji adalah utang yang harus dibayar. Jangan seperti yang sudah ini, dengan APBD Rp 1,7 T, ironisnya bupatinya tidak bisa menghabiskan anggaran untuk pembangunan. Tahun ini sekitar Rp 200 M tak terpakai (SiLPA) padahal anggarannya ada," tandasnya.

Di tempat sama, Gus Irawan dan Jafar Syahbuddin menyebut keduanya masih perlu belajar banyak kepada figur yang lebih berpengalaman dan berwawasan seperti Aldinz Rapolo.

"Insyaallah, kami akan senantiasa memperhatikan setiap keluhan dan masukan dari masyarakat bila kami dipercaya untuk memimpin," tutur Gus Irawan yang diamini oleh Jafar Syahbuddin. (a05)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement