Breaking News
Memuat breaking news...

Alumni BLKK Ruhul Islam Harus Bisa Menjadi Penjahit Profesional

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 31 Desember 2022 - 5.24 PM WIB
Alumni BLKK Ruhul Islam Harus Bisa Menjadi Penjahit Profesional
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SIBUHUAN (Waspada): Alumni Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Pondok pesantren Ruhul Islam harus melakukan dan mampu menjadi penjahit profesional.

Demikian H. Abdul Manan, MA Kepala kantor kementerian agama Kabupaten Padanglawas (Palas), Sabtu (31/12), saat menutup kegiatan pelatihan berbasis kompetensi menjahit busana tailoring.

Kakan Kemenag kabupaten Padanglawas, Abdul Manan, MA menutup kegiatan pelatihan berbasis kompetensi menjahit busana tailoring di BLKK Ponpes Ruhul Islam Sialambue. (Waspada/B)

Dan sebelum menutup kegiatan, Abdul Manan memberikan tantangan kepada peserta BLKK yang baru selelsai mengikuti pelatihan, dua orang pertama yang membuka usaha menjahit akan diberikan bantuan modal usaha.

Sebelumnya Misbah Fuadi Hasibuan, S.Pd.I pimpinan ponpes Ruhul Islam sekaligus ketua pengelola BLKK, bahwa peserta pelatihan sebanyak 16 orang, berasal dari Kecamatan Barumun, Ulu Barumun dan Kecamatan Lubuk Barumun.

Dan hari ini mereka menyelesaikan masa pelatihan, sekaligus menerima sertifikat, sehingga setelah kembali ke masyarakat atau ke rumah masing-masing, ilmu yang didapat bisa diimplementasikan.

Sementara ketua Badan Silaturrahim Pondok Pesantren Padanglawas (BSPPL) mengingatkan para alumni BLKK Ruhul Islam supaya benar-benar mengamalkan ilmu yang di dapat selama kegiatan pelatihan.

Karena ilmu yangs sedikit yang diamalkan dengan baik, itu jauh lebih baik dari pada memiliki banyak ilmu tetapi tidak diamalkan, katanya.(a30/B)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement