Breaking News
Memuat breaking news...

Amankan 3.850 TPS, Polrestabes Medan Kerahkan 769 Personel

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 23 November 2024 - 8.28 PM WIB
Amankan 3.850 TPS, Polrestabes Medan Kerahkan 769 Personel
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Kepolisian Resor Kota Besar Medan mengerahkan 769 personel untuk mengamankan tempat pemungutan suara (TPS) Pilkada 2024 di wilayah hukum Polrestabes Medan.

"Wilkum Polrestabes Medan memiliki 3.850 TPS yang nantinya akan menjadi tanggjung jawab kita untuk mengamankannya. Untuk itu, kita melibatkan 769 personel, dan saat ini kita gelar Serpas personel PAM TPS," ujar Kapolrestabes Kombes Gidion Arif Setyawan saat memimpin Apel Pengecekan Personel dan pergeseran pasukan pengamanan tempat pemungutan suara operasi mantap praja (Serpas PAM TPS OMP) Toba 2024, di Kompleks Medan Metropolitan Trade Centre (MMTC), Jl. Williem Iskandar Pasar V Timur Desa Medan Estate Kecamatan Percut Seituan, Sabtu (23/11).

Gidion memerintahkan anggotanya yang melaksanakan pengamanan TPS untuk melakukan pengecekan terlebih dahulu ke TPS nya masing-masing untuk mempermuda pekerjaannya sebelum hari H pelaksanaan.

"Masing-masing TPS dengan kriteria satu, 3.814 TPS kurang rawan. Dua, 23 TPS kurang rawan, dan ketiga 13 TPS khusus," sebut Kombes Gidion.

Menurutnya, kriteria TPS diberikan karena dipandang berdasarkan situasi: TPS aman atau TPS yang lokasi keberadaannya tidak ada potensi konflik, kurang rawan dan mudah ditempuh oleh petugas PAM TPS.

"TPS rawan atau TPS yang lokasinya berada pada lokasi yang masuk kategori berpontensi terjadinya konflik sosial, berada pada pemukiman padat penduduk dengan jumlah pemilih mendekati jumlah pemilih maksimal yang ditentukan KPU, merupakan basis salah satu paslon/calon/parpol dengan militansi cukup tinggi, adanya potensi konflik/protes warga terhadap KPPS, poisisi TPS yang cukup jauh dari lokasi TPS lainnya," papar Kombes Gidion.

Untuk TPS sangat rawan, sambung Gidion, TPS yang keberadaannya secara geografis sangat sulit ditempuh dan terpisah jauh dari kelompok TPS lainnya, memiliki sejarah konflik yang menimbulkan korban dan kerugian harta benda.

Aksi protes warga terhadap KPPS, berada di daerah konflik sengketa batas wilayah kabupaten/kota dan provinsi. Kondisi masyarakat heterogen dan lokasi TPS berada pada basis pendukung seluruh paslon/calon/parpol.

"Namun untuk Polrestabes Medan tidak ada TPS kriteria TPS sangat rawan. Untuk konsep umum operasi yang harus menjadi panduan kita antara lain, keterpaduan antara Polri, TNI, Penyelenggara Pemilu dan Pemda atau Pemko dalam melaksanakan pengamanan Pilkada Tahun 2024," pungkasnya.(m27)

Waspada/Ist

Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan memeriksa perlengkapan personel PAM TPS Pilkada 2024 di lapangan Komplek MMTC Jl. Williem Iskandar Pasar V Timur Desa Medan Estate Kecamatan Percut Seituan, Sabtu (23/11).

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement