Breaking News
Memuat breaking news...

Anggota DPD RI M Nuh Ajak Pemkab Bersatu Hadapi Ancaman Pencabutan Status Global Geopark Danau Toba

Redaksi
Redaksi
Minggu, 1 Oktober 2023 - 6.39 AM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN, (Waspada); Danau Toba menerima peringatan berupa "kartu kuning" dan terancam kehilangan statusnya sebagai UNESCO Global Geopark.

Hal ini disebabkan oleh kurangnya tindakan yang diambil oleh Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (TCUGGp) Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (30/9).

Lebih lanjut, jika dalam dua tahun tidak ada tindakan konkret yang diambil maka UNESCO dapat memberikan peringatan lebih serius dengan "kartu merah," yang akan mengakibatkan pencabutan status Global Geopark Danau Toba.

Isu ini menjadi fokus pembicaraan dalam pertemuan Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) yang berlangsung di Hotel Sultan Jakarta pada tanggal 30 September 2023.

Muhammad Nuh, anggota DPD RI asal Sumatera Utara, turut hadir dalam acara tersebut dan menyatakan bahwa Danau Toba adalah karunia Ilahi bagi Sumatera Utara.

"Danau Toba itu sebuah anugerah patut kita pertahankan maka mari kita semua baik Pemerintah Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta delapan daerah kabupaten di sekitar Danau Toba untuk bersatu dan bekerja sama demi kemajuan destinasi wisata yang menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Utara," ajaknya.

Dalam acara tersebut, Profesor Dr. M. Suyanto MM, Rektor Amikom Yogyakarta, yang dikenal sebagai ahli ekonomi kreatif, memberikan saran agar masyarakat sekitar Danau Toba dilatih dalam pengembangan ekonomi kreatif.

"Itu menjadi salah satu langkah yang bisa dilakukan sebagai upaya mempercepat pemulihan ekonomi daerah," ucapnya.

Profesor Suyanto juga menyatakan bahwa ini adalah jawaban yang konkret terhadap peringatan dari UNESCO.

Disamping itu Muhammad Nuh juga turut menegaskan pentingnya bersyukur atas nikmat dan karunia Ilahi yang luar biasa ini dengan mengelolanya dengan baik.

"Bukankah Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa mengingatkan kita dengan firman-Nya: Jika kamu mensyukuri (nikmat dan karunia Allah SWT), maka akan ditambah dengan nikmat dan keberkahan yang lain. Tetapi jika kamu kufur (tidak bersyukur secara benar), sesungguhnya siksa-Ku (Allah SWT) betul-betul keras. Semoga Allah SWT membimbing kita semua," tukasnya.(m28)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement