Breaking News
Memuat breaking news...

Anggota DPRD Sumut Penyabar Nakhe Keluhkan Tiket Pesawat Medan-Nias Mahal 

Redaksi
Redaksi
Senin, 4 Desember 2023 - 3.08 PM WIB
Anggota DPRD Sumut Penyabar Nakhe Keluhkan Tiket Pesawat Medan-Nias Mahal 
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Anggota DPRD Sumut Penyabar Nakhe (foto) mengeluhkan mahalnya tiket pesawat terbang tujuan Kualanamu-Bandara Binaka, Gunung Sitoli dan sebaliknya. Dewan khawatir kenaikan ini mempengaruhi kunjungan wisatawan ke pulau itu.

"Kita lihat ini harga tiketnya sangat mahal dan ini juga bisa berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat Kepulauan Nias," kata Nakhe di Medan, Senin (4/12).

Anggota dewan Fraksi PDI-P Dapil VIII Nias merespon tiket menggunakan dua penerbangan swasta nasional yang mematok harga mulai Rp850 ribu hingga Rp1 juta. dibanding Rp 500.000 hingga Rp 750.000 belum lama ini.

Menurutnya, solusi menurunkan harga tiket pesawat dari Kualanamu-Binaka dan Binaka-Kualanamu salah satunya adalah penambahan flight.

Selama ini, banyak masyarakat Pulau Nias yang mengeluh, karena harga tiket yang mahal, sehingga masyarakat menginginkan agar pihak perusahaan maskapai penerbangan itu menurunkan harga tiket pesawatnya.

Anggota Komisi E itu mendesak pihak penerbangan agar tidak selalu harus memperhitungkan hitungan untung rugi perusahaannya karena mereka juga tidak mau rugi, tetapi perlu mempertimbangkan akumulasi besarnya volume penerbangan ke Nias.

"Jika harga tiket air turun, maka sudah pasti semua masyarakat Kepulauan Nias akan berbondong-bondong menyerbu naik pesawat bahkan tidak terkecuali para pejabat daerah dan juga para anggota DPRD se-Kepulauan Nias yang pergi keluar daerah karena murah," katanya.

Karenanya, Nakhe kembali mengajukan solusi agar penambahan flight perlu dipertahankan, agar tarif dapat disesuaikan secara proporsional. (cpb)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement