Breaking News
Memuat breaking news...

Anggota DPRD Sumut Rudi Alfahri Rangkuti Desak BPPJN Siaga Rawan Macet Di Perbatasan Sumut-Aceh

Redaksi
Redaksi
Senin, 19 Desember 2022 - 4.20 PM WIB
Anggota DPRD Sumut Rudi Alfahri Rangkuti Desak BPPJN Siaga Rawan Macet Di Perbatasan Sumut-Aceh
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Anggota DPRD Sumut Rudi Alfahri Rangkuti, mendesak Balai Jalan Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, untuk memastikan kesiagaan jajarannya menghadapi rawan macet, khususnya di perbatasan Sumut-Aceh jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Kita ingin ada kepastian agar seluruh sarana dan prasarana, termasuk armada penunjang operasional disiagakan di titik rawan macet di jalan nasional perbatasan Sumut-Aceh," kata Sekretaris Komisi A, Rudi Alfahri Rangkuti (foto) kepada Waspada, di Medan, Minggu (18/12).

Anggota dewan dari Fraksi PAN Dapil XII Binjai-Langkat, merespon penegasan Kepala BBPJN Sumut Brawijaya dan Direktorat Jenderal Bina Marga, yang telah mengidentifikasi titik lokasi rawan macet, kecelakaan, banjir, longsor, pasar tumpah, dan persilangan kereta api di ruas jalan nasional dan tol Sumut.

Instansi vertikal itu juga telah menyiapkan 22 Posko Nataru di Sumut, dengan dilengkapi alat-alat berat yang tersedia, karena saat ini cuaca sedang ekstrem.

Menyikapi langkah strategis itu, Rudi mengapresiasinya, namun tetap meminta kesiagaan juga difokuskan pada ruas jalan nasional, mulai perbatasan Binjai-Stabat di Langkat, hingga ke perbatasan Aceh di Kuala Simpang, Kutacane, Subulussalam, dan Singkil.

"Sebagian kawasan itu baru saja dilanda musibah longsor, sehinga sangat berpotensi terjadinya penumpukan kendaraan bahkan kemacetan, khususnya jelang Nataru," sebutnya.

Kemudian, pihaknya juga melihat jalan rusak yang menjadi kewenangan provinsi yang juga berakses ke jalan nasional belum seluruhnya diperbaiki, dan ini berdampak pada pergerakan kendaraan yang melintas dari Medan-Binjai-Langkat bahkan ke Aceh.

Di antaranya Jalan Tanjung Pura-Tanjung Selamet, Jalan Simpang, Durian Mulo-Namu Ukur, Jalan Kuala-Sp. Marike, ruas jalan Tembus Timbang Lawang-Tangkahan dan ruas jalan Sp.3 Namu Unggas-Tangkahan 13 Km.

Karenanya, pihaknya berharap BPPJN mencermati titik-titik rawan di kawasan jalan provinsi yang berlintasan dengan jalan nasional atau jalan tol dari Binjai-Stabat ke Medan. “Ini saya kira harus diperhatikan, agar aktifitas kendaraan berjalan lancar,” imbuhnya.

Tak hanya ke BPPJN, Rudi juga berharap kepada pengguna jalan yang akan merayakan Tahun Baru yang menggunakan jalan provinsi dan nasional untuk memperhatikan jam-jam sibuk arus lalulintas.

“Kalau di satu ruas jalan diketahui berpotensi macet total, jika hendak ke Aceh, aturlah waktu atau pilih waktu malam hari agar tujuan yang dikehendaki tidak terhalang macet total,” pungkasnya. (cpb)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement