Breaking News
Memuat breaking news...

Angka Pengangguran Tinggi, Nurhayati Minta Pemerintah Buat Program Berkesinambungan

Redaksi
Redaksi
Senin, 16 Oktober 2023 - 1.28 PM WIB
Angka Pengangguran Tinggi, Nurhayati Minta Pemerintah Buat Program Berkesinambungan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Anggota Komisi IX DPR RI Nurhayati Effendi berharap jelang berakhirnya pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di tahun 2024, dapat menyelesaikan dan membuat program secara kesinambungan untuk mengentaskan sejumlah permasalahan yang ada di Indonesia.

Menurut Nurhayati pemerintah harus dan membuat program berkesinambungan di sejumlah sektor, seperti pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, perumahan hingga urusan pengentasan kemiskinan.

“Pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, perumahan, dan pengentasan kemiskinan,” kata Nurhayati dalam relisnya yang diterima, Senin,(16/10/2023), di Jakarta.

Secara khusus, Nurhayati mengingatkan, pemerintah untuk melakukan peningkatan program dalam menangani dan mengurangi tingkat pengangguran di lndonesia. Sebab, Nurhayati mengakui, bahwa angka tingkat penggangguran terbuka di beberapa daerah yang ada di Indonesia saat ini cukup tinggi.

“Perlu peningkatan program dan keseriusan pemerintah dalam menangani tingkat penggangguran terbuka yang cukup tinggi di beberapa daerah di Indonesia,” pungkas Nurhayati.

Diketahui, beradasarkan data Trading Economy, Indonesia adalah negara dengan tingkat pengangguran tertinggi kedua di Asia Tenggara tahun ini.

Tercatat, tingkat pengangguran di dalam negeri mencapai 5,45 persen pada Februari 2023. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), angka pengangguran Indonesia itu sudah turun dibanding Februari 2022 yang mencapai 5,83 persen.

BPS juga mencatat, jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,99 juta orang pada Februari 2023, berkurang sekitar 410 ribu orang dibanding Februari 2022. (J05)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement