Breaking News
Memuat breaking news...

Anita Lubis: Paripurna DPRD Sumut Sudah Kuorum, Keluarnya Gubsu Karena Miskomunikasi

Redaksi
Redaksi
Selasa, 21 Juli 2026 - 10.22 PM WIB
Anita Lubis: Paripurna DPRD Sumut Sudah Kuorum, Keluarnya Gubsu Karena Miskomunikasi
Anggota DPRD Sumut Fraksi Partai Demokrat, Anita Lubis, Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Anggota DPRD Sumut Fraksi Partai Demokrat, Anita Lubis, menegaskan Rapat Paripurna DPRD Sumut yang membahas pengambilan keputusan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 telah memenuhi syarat kuorum sejak awal sidang.

Karena itu, ia menduga keluarnya Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution bersama sejumlah pimpinan OPD dari ruang paripurna terjadi akibat kesalahpahaman atau miskomunikasi.

Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus tersebut mengagendakan pengambilan keputusan bersama atas Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Sumut Tahun Anggaran 2025.

Namun, sidang diwarnai interupsi sejumlah anggota dewan yang mempertanyakan kuorum pengambilan keputusan hingga akhirnya diskors dan dijadwalkan kembali melalui Badan Musyawarah (Banmus).

Menanggapi keluarnya Bobby Nasution saat interupsi berlangsung, Anita menilai tidak ada persoalan mendasar yang menyebabkan gubernur meninggalkan ruang sidang.

"Menurut saya itu hanya miskomunikasi saja. Kalau kita lihat dari pendapat akhir fraksi-fraksi, semuanya pada prinsipnya telah menyetujui pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2025. Sebenarnya agenda rapat tadi tinggal penandatanganan keputusan bersama," ujar Anita kepada wartawan usai rapat, Selasa (21/7).

Ia menjelaskan, berdasarkan Tata Tertib DPRD Sumut, rapat telah memenuhi syarat kuorum sejak dibuka pada pagi hari. Dari total 99 anggota DPRD Sumut, sedikitnya 66 anggota harus hadir untuk memenuhi ketentuan dua pertiga anggota.

"Sejak pagi sudah ada 69 anggota yang hadir dan menandatangani daftar hadir. Artinya kuorum sudah terpenuhi dan rapat resmi dibuka. Seluruh tahapan, termasuk penyampaian pandangan akhir fraksi, juga sudah berjalan," katanya.

Hal Biasa

Anita menambahkan, berkurangnya jumlah anggota dewan di dalam ruang sidang menjelang siang hingga sore merupakan hal yang biasa karena sebagian anggota menjalankan ibadah, makan siang, maupun menghadiri agenda kedewanan lainnya.

"Mereka bukan meninggalkan rapat. Ada yang salat, makan siang, dan ada juga yang mengikuti rapat dengar pendapat. Itu hal yang biasa dalam pelaksanaan tugas dewan," jelasnya.

Menurut Anita, Bobby Nasution kemungkinan belum memperoleh informasi secara utuh mengenai kondisi rapat yang sejak awal telah memenuhi kuorum.

"Mungkin hanya terjadi miskomunikasi. Apalagi Pak Gubernur baru kembali dari kunjungan kerja di Nias, sehingga kemungkinan belum mengetahui bahwa sejak pagi rapat ini sebenarnya sudah memenuhi kuorum," pungkasnya. (id142)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement