Breaking News
Memuat breaking news...

Anthon Sihombing: Keputusan MK Cawapres Di Bawah Umur 40 Tahun Wajar

Redaksi
Redaksi
Senin, 18 Desember 2023 - 6.22 PM WIB
Anthon Sihombing: Keputusan MK Cawapres Di Bawah Umur 40 Tahun Wajar
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

DELISERDANG (Waspada): Dewan Pakar DPP Partai Golkar Capt. Dr Anthon Sihombing, MM mengaku bangga dengan keputusan Mahkamah Konsitusi (MK) dengan memutuskan syarat calon wakil presiden (Cawapres) di bawah umur 40 tahun dengan pengalaman pernah sebagai kepala daerah.

"Keputusan MK ini saya rasa sangat wajar, karena umur di bawah 40 tahun banyak menjadi pemimpin di bangsa ini," kata Anthon Sihombing (foto) Caleg DPR RI dari Partai Golkar Dapil Sumut 3 ini.

Di sisi lainnya juga profesor juga saat ini sudah ada yang umur 26 tahun, doktor juga saat ini rata-rata umur 24-25 tahun. "Jadi apa salahnya Keputusan MK Cawapres di bawah umur 40 tahun," sambungnya.

"Jadi ke depan mari kita sama-sama mendukung Pemilu 2024 ini. Karena Indonesia sekarang menjadi pokok perhatian dunia luar, apalagi di masa Presiden Jokowi, antara lain hilirisasi, bahan-bahan mentah termasuk timah akan disetop," tambahnya.

"Jadi yang paling diantisipasi dalam pemilu ini karena kepemimpinan yang paling kuat seperti Jokowi itu akan menjadi incaran pihak luar dan itu akan ada nanti LSM luar negeri berkeliaran di dalam negeri dan akan muncul anasir-anasir subversi yang dipelihara oleh pihak lain, ini yang perlu kita jaga," ucapnya.

Jadi Indonesia ini pada umumnya bukan pernah kalah di peperangan, namun Indonesia ini kalah dengan adanya penghianatan sesama anak bangsa dan ini yang kita jaga jangan sampai boneka dunia luar melahirkan anasir-anasir subversi untuk memecah belah bangsa yang benar-benar membangun dirinya seperti yang dilakukan oleh Presiden Jokowi," paparnya.

Oleh karena itu, kita tidak perlu lagi sebenarnya memperdebatkan permasalahan internal, ke depan kita semua pihak siap untuk bertanding siap menang dan siap kalah.

Intinya, Indonesia ini harus kita jaga,jangan sampai disusupi oleh kepentingan pihak lain seperti terjadi di negara lain. Apalagi Indonesia ini terdiri dari berbagai pulau, jadi ancaman itu begitu dekat di depan mata.

"Kiranya ke depan kita memperoleh pemimpin yang benar-benar tangguh, tidak mau menyerah memiliki integritas dan tidak mudah disetir orang dan tidak ketergantungan pada pihak tertentu baik kelompok golongan serta lainnya,"pungkasnya.(a13)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement