Breaking News
Memuat breaking news...

Antisipasi KLB, Pj Wali Kota Langsa Buka Pencanangan Sub-PIN Polio

Redaksi
Redaksi
Senin, 12 Desember 2022 - 2.35 PM WIB
Antisipasi KLB, Pj Wali Kota Langsa Buka Pencanangan Sub-PIN Polio
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LANGSA (Waspada): Pj Wali Kota Langsa, Ir Said Mahdum Majid membuka pencanangan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) dalam penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio Oral Pada Anak Di Bawah Usia 0-13 Tahun yang diinisasi Dinas Kesehatan Kota Langsa dan UNICEF di SD Negeri 1 Langsa, Senin (12/12).

Pj Wali Kota Langsa, Ir Said Mahdum Majid saat membuka Pencanangan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) dalam penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio Oral Pada Anak Di Bawah Usia 0-13 Tahun yang diinisasi Dinas Kesehatan Kota Langsa dan UNICEF di SD Negeri 1 Langsa, Senin (12/12). Waspada/dede

Hadir, Komandan Kodim 0104/Aceh Timur, Letkol Inf Agus Al Fauzi, S.I.P., M.I.Pol, Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro, S.H, S.I.K, M.H, Perwakilan UNICEF Aceh Barqa Helmy, Sekretaris Daerah Kota Langsa, Muhammad Darfian, ST beserta Unsur Forkopimda Kota Langsa dan Kepala Sekolah di wilayah Pemko Langsa.

Said Mahdum Majid menyampaikan, seperti yang kita ketahui bersama, persoalan KLB Polio di Kabupaten Pidie telah menjadi isu nasional bahkan topik hangat di mancanegara. Kasus polio pertama di Puskesmas Mane, Kabupaten Pidie ditemukan pada tanggal 9 November 2022.

Pelaksanaan investigasi lanjutan segera dilakukan oleh Tim Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Aceh, Dinas Kesehatan Pidie, UNICEF dan WHO.

Oleh karena itu, sebagai bentuk respon dari Kota Langsa, pada hari ini Kota Langsa melakukan pencanangan Sub-PIN yang dilaksanakan di SDN 1 Kota Langsa.

Saya mengucapkan terima kasih pada semua pihak, khususnya Kepala Sekolah SDN 1 Kota Langsa dan jajarannya atas konstribusinya sehingga pada hari ini kegiatan pencanangan SUB PIN Polio untuk seluruh Kota Langsa dapat kita laksanakan hari ini.

Selanjutnya, saya instruksikan kepada seluruh Camat beserta jajaran dibawahnya untuk serius melaksanakan Sub-PIN Polio ini sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat sehingga target 95 % anak usia 0-13 tahun terimunisasi polio.

Sementara itu, Dandim 0104/Atim, Letkol Inf Agus Al Fauzi, S.I.P., M.I.Pol yang hadir pada kesempatan itu mengaku sangat mendukung target yang disampaikan oleh Pj. Wali Kota Langsa agar dapat tercapai, namun bila masih ditemukan risiko penularan, maka akan dilakukan Sub PIN putaran berikutnya. Hal ini untuk memastikan penularannya benar-benar bisa kita hentikan.

Oleh karena itu, Dandim menekankan bahwa dukungan dan peran serta semua pihak di jajaran pemerintahan serta segenap lapisan masyarakat sangat diperlukan untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

Utamanya dukungan dari para orangtua dengan mengajak putra-putrinya, dari usia 0 bulan sampai dengan 12 tahun termasuk pendatang, tanpa memandang status imunisasi sebelumnya untuk datang ke fasilitas pelayanan kesehatan atau pos imunisasi terdekat untuk mendapatkan imunisasi Polio.

''Mari bersama kita lindungi anak-anak kita dari polio dan penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi lainnya. Ayo bawa anak-anak kita ke puskesmas, posyandu maupun pos pelayanan imunisasi lainnya untuk mendapatkan imunisasi,'' tandas Dandim.

Dandim 0104/Atim, Letkol Inf Agus Al Fauzi, S.I.P., M.I.Pol saat menghadiri Pencanangan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) dalam penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio Oral Pada Anak Di Bawah Usia 0-13 Tahun yang diinisasi Dinas Kesehatan Kota Langsa dan UNICEF di SD Negeri 1 Langsa, Senin (12/12). Waspada/dede

Kadinkes Langsa, dr Akbar, M.Kes menyampaikan, hari ini kita melaksanakan tetes imunisasi anak usia dari 0-13 tahun dalam rangka Pencanangan Sub Pekan Imunisasi Nasional Dalam Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan telah menjadi isu nasional bahkan topik hangat di mancanegara.

Di mana, kasus polio pertama di Puskesmas Mane, Kab. Pidie ditemukan pada tanggal 9 November 2022 yang disebabkan sanitasi dan imunisasi.

Oleh karena itu, Dinas kesehatan Aceh dan UNICEF bekerjasma di adakan pencanangan di seluruh Aceh dengan target anak yang terimunisasi sebanyak 96 %. "Kami disini berharap bantuan dari TNI/Polri, Dinas Kesehatan, Dinas pendidikan dan para Stakeholder di wilayah Kota Langsa," jelasnya.(b13)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement