Breaking News
Memuat breaking news...

Arsenal Kepayahan, Man City Makin Mengancam

Redaksi
Redaksi
Kamis, 19 Februari 2026 - 8.31 PM WIB
Arsenal Kepayahan, Man City Makin Mengancam
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size


Arsenal gagal meraih poin penuh di markas Wolves. Reuters


LONDON (Waspada.id): Arsenal gagal meraih poin penuh dalam laga lawan Wolverhampton Wanderers dan mereka pun makin terancam oleh Manchester City.

The Gunners datang ke markas Wolves yang jadi juru kunci Premier League saat ini dengan misi merebut poin penuh. Namun Arsenal hanya bisa membawa satu poin dari lawatan tersebut.

Tambahan satu poin ini membuat Arsenal kini mengoleksi 58 poin. The Gunners memimpin lima angka atas Manchester City.

Namun selisih lima poin tersebut bukanlah selisih yang nyata. Man City masih punya sisa satu laga lebih banyak karena belum memainkan duel pekan ke-27.

Artinya, Man City bisa saja memperkecil selisih angka menjadi dua poin atas Arsenal. Hal itu bisa terjadi jika Man City menang atas Newcastle United pada Minggu (20/2) dini hari WIB.

Performa Arsenal memang terlihat merosot. Dalam lima laga terakhir, Arsenal hanya mampu mencatat delapan poin dari maksimal 15 poin yang bisa mereka raih.

Dalam laga lawan Wolves, Arsenal unggul 2-0 setelah Bukayo Saka mencetak gol di menit kelima dan Piero Hincapie menggandakan keunggulan di menit ke-56. Namun mereka malah keboboolan dua gol balasan oleh Hugo Bueno di menit ke-61 dan gol bunuh diri Ricardo Calafiori di masa injury time.

Sejauh ini, Arsenal masih bertahan di empat kompetisi. Hal tersebut turut mempengaruhi kondisi Arsenal karena jadwal tanding mereka terbilang padat. (id08/rtr)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement