Breaking News
Memuat breaking news...

Atika: 2024, Penurunan Stunting Di Madina Harus 14 Persen

Redaksi
Redaksi
Jumat, 20 Oktober 2023 - 12.04 AM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MADINA (Waspada): Untuk penurunan angka stunting, Atika menjelaskan yang mengeluarkan hasilnya Survei Kesehatan Indonesia (SKI) dan itu bisanya keluar di akhir tahun.

"Kita tunggu saja hasilnya nanti, untuk saat ini penurunan angka stunting ada 34,2 persen dari angka 47,7 persen," kata Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution.

Penjelasan ini disampaikan Atika saat membuka kegiatan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita stunting dan keluarga beresiko melalui program bapak dan bunda asuh, di Desa Hutabargotnauli, Kec. Hutabargot, Kamis (19/10).

Sedangkan untuk di tahun 2024, Atika menjelaskan, penurunan angka stunting di Madina harus 14 persen. "Itu target dari pemerintah pusat, jadi kami mengajak semuanya mari kita bersama-sama untuk menurunkan angka stunting," ujar Atika.

Dalam kesempatan tersebut Atika Azmi menjelaskan tentang stunting, dimana untuk anak kecil yang bisa diselamatkan hanya jaringan otaknya saja.

"Stunting ini kalau untuk anak kecil, kita hanya bisa menyelamatkan otaknya saja, dan itu hanya sampai dua tahun. Inilah alasannya kenapa pemerintah mengejar ini," kata Atika.

Atika Azmi juga berpesan kepada kepala desa agar meperhatikan warga yang betul-betul perlu mendapat bantuan.

"Rangkul semua masyarakat yang betul-betul membutuhkan sehingga anggaran itu tepat sasaran," kata Atika.

Hadir pada kesempatan tersebut unsur Forkopincam, pimpinan OPD, dan para Kades. (irh)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement