Awas, Stunting Ancam Bonus DemografiAwas, Stunting Ancam Bonus Demografi
JAKARTA (Waspada): Stunting atau gagal tumbuh pada anak usia dini merupakan ancaman yang serius terhadap bonus demografi di Indonesia.
Bonus demografi adalah populasi penduduk yang produktif jauh lebih banyak ketimbang penduduk yang tidak produktif. Bonus demografi ini berdampak pada peningkatan kesejahteraan Indonesia. Bonus demografi sendiri diperkirakan terjadi pada periode 2030-2045
Karena itu, lanjut Hasto, sebisa mungkin kita semua menghindari kondisi Growing Old before Growing Rich. Artinya, populasi ini bergeser menjadi orang tua tapi miskin.
Generasi yang stunting bisa lahir apabila banyak yang kawin pada usia muda, putus sekolah, mempunyai anak banyak, kemudian jarak kelahiran yang dekat, dan kematian ibu yang tinggi.
Maka dari itu BKKBN sebagai instansi yang ditunjuk Presiden RI Joko Widodo sebagai Ketua Percepatan Penurunan Stunting menggalakkan program-program pencegahan stunting yang dimulai sejak prekonsepsi yaitu 3 bulan sebelum terjadinya kehamilan pada pasangan usia subur dan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Selain itu menurut Dokter Hasto peran kontrasepsi sangat besar terhadap penurunan stunting karena spacing, birth to birth interval, pregnancy interval sangat berkorelasi dengan undernutrition pada anak-anak.
Syarat untuk memetik Bonus Demografi jilid 2 adalah ketika ageing population meningkat, maka orang-orang yang sudah melewati usia produktif masih tetap produktif, sehat, dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Untuk memetik bonus demografi sangat erat kaitannya dengan kesehatan reproduksi. Bonus demografi yang tertransformasikan menjadi bonus kesejahteraan terlihat dari pendapatan perkapita yang meningkat dan bisa diraih dengan syarat anak-anak muda di Indonesia tidak kawin pada usia muda, tidak putus sekolah, tidak hamil pada usia yang muda, tidak hamil berulang kali, angka kematian ibu dan bayi tidak tinggi, tidak banyak pengangguran, hari tuanya relatif aman dengan punya tabungan, asuransi dan sebagainya.(J02)






























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda