Breaking News
Memuat breaking news...

Banjir Meluas, Afrika Selatan Tetapkan Bencana Nasional

Redaksi
Redaksi
Senin, 19 Januari 2026 - 7.48 AM WIB
Banjir Meluas, Afrika Selatan Tetapkan Bencana Nasional
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Afrika Selatan menetapkan status bencana nasional setelah banjir meluas dan menghancurkan rumah-rumah serta menewaskan puluhan orang.

Bencana ini menewaskan lebih dari 30 orang di provinsi Limpopo dan Mpumalanga, Afrika Selatan bagian timur laut.

Ribuan warga pun terpaksa mengungsi hingga ke negara tetangga, Mozambik.

"Saya menetapkan kejadian ini sebagai bencana nasional," kata Kepala Pusat Penanggulangan Bencana Nasional Afrika Selatan, Elias Sithole dalam pernyataan resmi, Minggu (18/1) dikutip AFP.

Aparat masih terus melakukan pencarian korban selamat dan evakuasi jenazah selama akhir pekan.

Meski begitu, di sejumlah wilayah air mulai surut, termasuk di Taman Nasional Kruger, destinasi wisata terkenal yang sempat ditutup dan mengevakuasi para pengunjung sejak Kamis lalu.

Pengelola Taman Nasional Afrika Selatan mengumumkan kunjungan harian ke taman tersebut akan dibuka kembali mulai Senin, tetapi tetap mengimbau pengunjung agar berhati-hati.

Hujan lebat dan badai telah melanda Afrika Selatan dan Mozambik selama berminggu-minggu. Sejumlah sungai meluap dan menenggelamkan permukiman warga.

Di beberapa wilayah Mozambik, banjir bahkan menelan seluruh lingkungan tempat tinggal, memaksa ribuan orang mengungsi. Upaya penyelamatan berjalan lambat. Banyak warga terpaksa bertahan di atas atap rumah atau memanjat pohon untuk menghindari banjir.

Setidaknya, ada delapan orang meninggal di Mozambik sejak 21 Desember, menurut data resmi. Namun jumlah korban diperkirakan masih akan bertambah karena banyak warga dilaporkan hilang.

Afrika Selatan juga mengirimkan tim penyelamat ke Mozambik bagian selatan pada Minggu, setelah sebuah mobil yang membawa lima anggota rombongan wali kota Afrika Selatan terseret arus banjir di Chokwe, sekitar 200 kilometer di utara Maputo.

Menurut data terbaru pemerintah Mozambik yang dirilis Jumat lalu, lebih dari 173 ribu orang terdampak banjir di berbagai wilayah negara tersebut.(cnni)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement