Breaking News
Memuat breaking news...

Bantu Pemulihan, Menag Kucurkan Rp596 Juta untuk Madrasah Terdampak Longsor Cisarua

Redaksi
Redaksi
Selasa, 3 Februari 2026 - 11.18 PM WIB
Bantu Pemulihan, Menag Kucurkan Rp596 Juta untuk Madrasah Terdampak Longsor Cisarua
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BANDUNG BARAT (Waspada.id): Kementerian Agama menyalurkan bantuan senilai Rp596 juta untuk mendukung pemulihan madrasah, guru, dan keluarga siswa yang terdampak banjir dan longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Bantuan diserahkan langsung Menteri Agama Nasaruddin Umar, Minggu (1/2/2026).

Peristiwa banjir dan longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat terjadi pada Sabtu dini hari, 24 Januari 2026, sekitar pukul 03.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari sebelumnya.

Menag menegaskan bahwa madrasah memiliki peran strategis tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai ruang pengabdian dan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat. Oleh karena itu, pemulihan madrasah serta kesejahteraan guru menjadi prioritas agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.

“Madrasah ini sangat berjasa. Dalam kondisi darurat pun tetap hadir membantu masyarakat. Karena itu, negara wajib memastikan madrasah dan para gurunya dapat bangkit kembali,” ujar Menag.

Bantuan yang disalurkan meliputi rehabilitasi rumah guru madrasah yang rusak berat dengan total nilai Rp300 juta, guna mendukung proses rekonstruksi agar kembali layak huni dan aman.

Selain itu, Kemenag memberikan bantuan sewa rumah sementara bagi 21 guru madrasah terdampak senilai Rp126 juta, sebagai jaminan tempat tinggal selama masa pemulihan.

Kemenag juga menyalurkan santunan kepada keluarga 10 siswa madrasah yang wafat akibat banjir dan longsor dengan total bantuan Rp160 juta. Santunan tersebut diberikan sebagai bentuk empati dan dukungan kepada keluarga korban.

Sebagai bagian dari penanganan darurat, turut disalurkan bantuan pemulasaran jenazah sebesar Rp10 juta. Menag menegaskan bahwa penanganan jenazah secara layak merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan negara.

Menag memastikan bantuan tersebut tidak berhenti sampai di sini. Jajaran Kementerian Agama pusat dan daerah diminta terus melakukan pendampingan dan pendataan lanjutan, agar proses pemulihan madrasah dan keluarga terdampak berjalan berkelanjutan serta tepat sasaran.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement