Breaking News
Memuat breaking news...

Bantu Ringankan Masyarakat, Bobby Nasution Serahkan BP-CBP Kepada 81.570 KPM, 10 Kg Selama 6 Bulan

Redaksi
Redaksi
Kamis, 25 Januari 2024 - 4.21 PM WIB
Bantu Ringankan Masyarakat, Bobby Nasution Serahkan BP-CBP Kepada 81.570 KPM, 10 Kg Selama 6 Bulan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Secara simbolis, Wali Kota Medan Bobby Nasution menyerahkan Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (BP-CBP) kepada masyarakat di Gedung Badan Musyawarah Masyarakat Minang, Jalan IAIN Sutomo Ujung, Kecamatan Medan Timur, Rabu (24/1) sore. Adapun masyarakat yang menerima bantuan tersebut masuk dalam kategori sebagai keluarga penerima manfaat (KPM).

Tercatat, tahun 2024 ini, Kota Medan mendapatkan BP-CBP sebanyak 81.570 KPM. Nantinya, setiap bulan KPM akan menerima bantuan berupa beras seberat 10 kg selama 6 bulan. Penyaluran dilakukan Pemko Medan melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Pertanian dan Perikanan Kota Medan bersama Badan Pangan Nasional, Bulog dan PT Pos Indonesia.

Dalam sambutannya, Bobby Nasution berharap bantuan yang diberikan tersebut bisa dapat sedikit membantu masyarakat. Meski demikian, imbuhnya, bantuan itu tidak dijadikan sebagai pondasi utama dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

"Ini salah satu bentuk bantuan untuk meringankan masyarakat, khususnya warga Kota Medan. Sebab, kita rasakan bahwa dalam beberapa waktu belakangan ini harga pangan, termasuk beras juga naik. Jadi, ini solusi jangka pendek yang diberikan pemerintah," kata Bobby Nasution.

Dijelaskan menantu Presiden Joko Widodo ini, naiknya harga bahan pangan disebabkan kondisi ekonomi global yang sangat mempengaruhi harga kebutuhan pangan di Indonesia, termasuk Kota Medan. Namun, bilangnya, Pemko Medan tetap berupaya dan mencoba ragam hal agar harga pangan di ibukota Provinsi Sumatera Utara tetap dapat stabil.

"Dan Alhamdulillah, hari ini, kita mendapatkan langsung bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat. Ini untuk memastikan agar masyarakat kita bisa mengkonsumsi bahan pangan yang sehat sebagaimana yang layak kita konsumsi. Mudah-mudahan bermanfaat ya Pak, Bu," harapnya. (rel)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement