Breaking News
Memuat breaking news...

Bappeda Bener Meriah Hadirkan Digitalisasi STAR-BM

Redaksi
Redaksi
Jumat, 18 Oktober 2024 - 9.06 PM WIB
Bappeda Bener Meriah Hadirkan Digitalisasi STAR-BM
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

REDELONG (Waspada): Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bener Meriah menghadirkan Digitalisasi STAR -BM demikian Kepala Bappeda Alpahmi,ST.M.A.P kepada Waspada Jumat (18/10).

Alpahmi menjelaskan, Harmonis Loyal Adaptif Kolaboratif, STAR - BM adalah strategi terintegrasi dan digitalisasi data perencanaan pembangunan daerah,untuk mempercepat dan mempermudah dalam proses perencanaan pembangunan daerah di Kabupaten Bener Meriah.

STAR-BM memberikan kontribusi terhadap pemerintah daerah, karena setiap organisasi dan instansi serta masyarakat yang memerlukan data yang berkaitan dengan perencanaan pembangunan daerah di Kabupaten Bener Meriah, tidak perlu lagi menyurati instansi terkait cukup mengetik kata kunci data yang diperlukan pada SDI maka akan secara langsung mendapatkan data yang diinginkan.

"Hal ini sangat efektif dan efesien untuk organisasi, instansi, dan pemerintah daerah/pusat serta masyarakat," ujarnya sembari menyebutkan, berikut peta pemangku kepentingan Bupati Bener Meriah, BPS, BAPPEDA Provinsi Aceh, Bappeda Bener Meriah, Sekretariat Dewan, BPKA, Diskominfo, Dinas Pariwisata, DPPPAKB dan Dinas Sosial.

Alpahmi menenrangkan proyek ini bertujuan untuk mencapai integrasi yang efektif dan efisien dari data perencanaan pembangunan Kabupaten Bener Meriah ke dalam sistem data nasional Indonesia yang terdiri dari 36 SKPK,10 kecamatan,232 desa dan 2 instansi vertikal dengan integrasi data yang mutakhir.

Dengan kehadiran STAR-BM maka akan terwujud integrasi data yang efektif dan efisien dari perencanaan pembangunan Kabupaten Bener Meriah ke dalam sistem data nasional Indonesia (SDI) yang bisa diakses kapan saja dan dimana saja.

Terakhir dia menyebutkan, STAR-BM di Kabupaten Bener Meriah dapat menerapkan input data ke SDI (Satu Data Indonesia) dengan lebih efektif dalam meningkatkan kinerja dan proses pencarian data yang dibutuhkan dengan waktu yang singkat dan memanfaatkan kemajuan teknologi melalui analisis situasi yang sistematis, pengidentifikasian tugas yang jelas, dan tindakan yang terarah, serta perencanaan pembangunan daerah dengan hasil yang signifikan.(cno)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement