Breaking News
Memuat breaking news...

Baznas Sumut Gelar Optimalisasi ZIS Bersama Tokoh Agama

Redaksi
Redaksi
Selasa, 5 Maret 2024 - 8.50 PM WIB
Baznas Sumut Gelar Optimalisasi ZIS Bersama Tokoh Agama
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sumatera Utara (Sumut) menggelar optimalisasi Zakat Infak Sedekah (ZIS) sekaligus silaturahim bersama tokoh tokoh agama, Senin (4/3) di Gedung Baznas Provinsi Sumatera Utara di Jl. Rumah Sakit Haji Medan Estate.

Dalam sambutannya, Ketua Baznas Provsu, Prof. Dr. H. Mohd. Hatta menyampaikan bahwa acara ini adalah tempat diskusi mengenai bagaimana mendorong masyarakat yang mampu untuk mengeluarkan zakat hartanya. Selain itu, mendorong penerima zakat produktif agar kelak mereka bisa berzakat.

Prof. Hatta menyebutkan potensi Zakat Infak Sedekah (ZIS) sangat penting dioptimalkan, dalam rangka mengentaskan kemiskinan yang ekstrim.

“Estimasi potensi zakat di Indonesia bisa sampai 327 triliun, dan potensi Zakat di Sumatera Utara bisa mencapai 8,8 triliun,” ungkap Prof. Hatta.

Terkait pengumpulan Zakat Infaq Sedekah (ZIS), pada bulan suci Ramadhan ini, pihaknya menargetkan akan terjadi peningkatan 40 persen dari bulan sebelumnya.

“Penyalurannya sesuai dengan program yang ada di Baznas Sumut, yakni, Sumut Taqwa (program dakwah dan advokasi), Sumut peduli (program kemanusiaan). Sumut sehat (program kesehatan), Sumut cerdas(program pendidikan) dan Sumut makmur (program ekonomi),” ujarnya.

Dalam kegiatan ini tampil sebagai narasumber H. Musaddad Lubis Wakil Ketua I, yang memaparkan, terget pengumpulan dalam tahun 2024 ini diperkirakan akan mencapai 26 miliar dan tentunya juga didorong bersama-sama dari berbagai pihak termasuk dengan para ulama, muballigh, da’i, dan ustadz/ah.(m22)

Waspada/ist
Ketua Baznas Provsu, Prof. Dr. H. Mohd. Hatta bersama pengurus dan undangan poto bersama.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement