Breaking News
Memuat breaking news...

Beredar Wacana Adanya Intervensi Pemilu 2024, Aktivis 98 Minta Kepala BIN Mundur

Redaksi
Redaksi
Senin, 20 November 2023 - 5.51 PM WIB
Beredar Wacana Adanya Intervensi Pemilu 2024, Aktivis 98 Minta Kepala BIN Mundur
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada) : Aktivis 98 meminta Kepala Badan Intelejen Nasional (BIN), Budi Gunawan untuk netral dalam pemilihan presiden 2024.

Hal itu bukan tanpa alasan, menurut Aktivis 98, Wignyo Prasetyo karena adanya wacana yang berkembang di masyarakat bahwa adanya keterlibatan Kepala BIN yang tidak netral dalam proses pemilu 2024.

"Kami melihat ada wacana yang berkembang di masyarakat bahwa Kepala BIN terlibat jauh di proses pemilu 2024," ujar pria yang pernah menjadi tahanan politik di masa orde baru ini dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/11).

Selain itu juga sambung Wignyo, dengan adanya wacana yang berkembang tersebut, maka ia meminta kepada Kepala BIN Budi Gunawan untuk menyatakan dirinya netral dihadapan publik.

"Oleh karena itu, kami meminta kepada pak Budi Gunawan untuk menyatakan dirinya netral dihadapan publik melalui media massa bahwa ia netral dan tidak memihak pada partai dan paslon tertentu pada pemilu 2024," tegas dia.

Selain itu sambung Wignyo, untuk menghindari adanya konplik kepentingan, maka ia meminta Kepala BIN mundur dari jabatannya. "Untuk lebih terjamin lagi kenetralannya, sebaiknya beliau mundur dari jabatannya. Dan itu lebih ksatria," tutup Wignyo. (hs)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement