Breaking News
Memuat breaking news...

Beruang Masuk Kampung Ulu Nuwih Takengon Warga Resah

Redaksi
Redaksi
Senin, 5 Agustus 2024 - 11.22 AM WIB
Beruang Masuk Kampung Ulu Nuwih Takengon Warga Resah
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

TAKENGON (Waspada): Masyarakat Ulu Nuwih Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah dalam beberapa hari ini merasa resah atas kemunculan beruang (telkah-red Gayo) di sekitar pemukiman warga setempat.

Demikian Ilham melalui pesan WhatsAppnya kepada Waspada, Senin (6/8). Menurutnya, kedekatan batas teritorial pemukiman warga dengan hutan sebagai habitat beruang, acapkali manusia berpapasan langsung dengan beruang.

"Beruang itu sering beraksi pada malam hari, menyasar dapur rumah kosong dengan mencakar dinding yang terbuat dari papan dan mencari minyak makan dan gula pasir," katanya.

"Pernah suatu hari sekitar jam 2 malam, saya terjaga dari suara gaduh yang terdengar, saat itu, hujan gerimis sewaktu melihat keluar dari balik kaca jendela kamar saya, terlihat sosok bayangan seperti orang berjalan. Namun di pagi harinya, kejadian sarang madu dan kandang ayam tetangga dirusak oleh beruang," tutur Ilham.

Tak hanya Ilham Manda, warga Dusun Totor Uyet juga menyampaikan hal serupa. "Kalau rumah di sini hampir rata sering dikunjungi beruang (Telkah),hari ini rumah polan di bongkar dapurnya, besok terdengar ayam polan di makan Telkah," ujarnya.

"Sebenarnya kami ingin akur, namun apabila sudah mengganggu dan merusak berarti kan sudah lain caranya, mungkin bisa saja kita racun, tapi kan sayang mungkin ada anaknya," tambah Manda lagi.

"Harapan kita kepada pihak terkait seperti Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bisa membantu agar konflik dengan beruang tidak terulang lagi di Kampung Ulu Nuwih," tutup Manda.

Di tempat terpisah di di area perkebunan Redines Telegatu Kecamatan Kebayakan juga sering terjadi hal serupa yang dialami oleh petani kentang yang sering bermalam di daerah tersebut.

"Kami juga sering bertemu dengan beruang di seputaran daerah kami ini, baru beberapa hari ini kami mandah ketika pada malam hari pernah juga kami bertemu langsung dengan beruang itu namun saat melihat kami dia langsung pergi," sebut Iman.(cno)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement