Breaking News
Memuat breaking news...

BKSAP DPR RI Kecam Penutupan Perbatasan Rafah Yang Dilakukan Israel

Redaksi
Redaksi
Senin, 20 Oktober 2025 - 3.41 PM WIB
BKSAP DPR RI Kecam Penutupan Perbatasan Rafah Yang Dilakukan Israel
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI menyampaikan kecaman keras terhadap keputusan Pemerintah Israel yang kembali menutup perbatasan Rafah. Kebijakan ini diumumkan oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang menyatakan penutupan akan berlaku hingga waktu yang tidak ditentukan dan baru akan dibuka setelah Hamas menyerahkan jenazah sandera Israel.

Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera, menilai langkah Israel tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap perjanjian gencatan senjata serta pengingkaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan universal. Keputusan itu pun menurutnya, berpotensi memperburuk krisis kemanusiaan di Gaza yang kini semakin terisolasi.

“Menahan akses kemanusiaan sama dengan memperpanjang penderitaan rakyat Gaza. Setiap keterlambatan membuka jalur Rafah berarti semakin banyak nyawa yang terancam,” tegas Mardani di Jakarta, Senin (20/10/2025).

Ia menambahkan, penutupan perbatasan Rafah telah menghambat penyaluran bantuan internasional, termasuk logistik dan obat-obatan, yang sangat dibutuhkan warga sipil di Gaza.

“Tindakan ini tidak hanya tidak berperikemanusiaan, tapi juga bertentangan dengan hukum internasional dan prinsip dasar hak asasi manusia,” ujarnya.

BKSAP DPR RI mendesak Dewan Keamanan Persatuan Bangsa Bangsa (DK PBB) untuk segera mengambil langkah nyata dalam menekan Israel agar membuka kembali perbatasan Rafah dan menghentikan seluruh bentuk blokade yang melanggar kesepakatan gencatan senjata.

Mardani juga menegaskan bahwa dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina merupakan amanat moral dan konstitusional bangsa Indonesia.

“Selama penjajahan masih ada di muka bumi, kita tidak akan pernah berhenti memperjuangkan kemerdekaan Palestina. BKSAP akan terus menjadi garda depan diplomasi parlemen untuk memastikan suara kemanusiaan tidak pernah padam,” tegasnya.

BKSAP DPR RI menegaskan kembali komitmennya untuk memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan global melalui diplomasi parlemen, serta menyerukan solidaritas internasional demi terciptanya perdamaian yang berkeadilan di Palestina. (id10)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement