Breaking News
Memuat breaking news...

BMKG Kenalkan “Tepuk Gempa” Sebagai Edukasi Mitigasi Bencana

Redaksi
Redaksi
Rabu, 15 Oktober 2025 - 8.08 AM WIB
BMKG Kenalkan “Tepuk Gempa” Sebagai Edukasi Mitigasi Bencana
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali menghadirkan inovasi edukatif dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana gempa bumi.

Melalui kampanye bertajuk “Tepuk Gempa”, BMKG mengajak masyarakat untuk belajar langkah-langkah perlindungan diri dengan cara yang seru dan mudah diingat. Dalam unggahan resmi di media sosial BMKG, dijelaskan bahwa gerakan ini terinspirasi dari “Tepuk Sakinah” yang sebelumnya diperkenalkan oleh KUA. Bedanya, Tepuk Gempa berfokus pada edukasi keselamatan diri ketika terjadi gempa bumi.

BMKG mengajak masyarakat dari berbagai kalangan mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa untuk ikut mengenal dan mempraktikkan Tepuk Gempa. Menurut BMKG, kegiatan ini bukan hanya seru, tetapi juga menambah pengetahuan agar masyarakat tidak panik saat gempa bumi terjadi.

Selain menyampaikan pesan kesiapsiagaan dengan bahasa ringan dan jenaka, BMKG juga menyelipkan ajakan yang unik dalam unggahan tersebut. “Yuk Sobat BMKG, ajak adik, teman, saudara, pacar, mantan, bahkan pacarnya mantan buat ikut juga!” tulis BMKG dalam unggahan yang kini ramai dibagikan pengguna media sosial.

Kampanye Tepuk Gempa ini menjadi salah satu bentuk sosialisasi mitigasi bencana yang dikemas secara kreatif dan mudah diterima masyarakat. Melalui gerakan dan lirik sederhana, masyarakat diajak memahami cara melindungi diri saat gempa, terutama di daerah-daerah rawan gempa seperti Aceh.

Lirik “Tepuk Gempa” BMKG

Kalau gempa

Jangan panik jangan lari

Karena ada

Cara aman dari kami

Merunduk jaga kepala

Berlindung di bawah meja

Usai gempa lalu keluar

Kalau gempa

Jangan panik jangan lari

Jauhi kaca dan barang mudah roboh

Merunduk jaga kepala

Berlindung di bawah meja

Usai gempa ke titik kumpul

Dengan pendekatan edukatif seperti ini, BMKG berharap masyarakat tidak hanya mengetahui bahaya gempa bumi, tetapi juga siap bertindak dengan benar ketika bencana terjadi. Edukasi sederhana semacam ini dinilai penting untuk diterapkan, terutama di lingkungan sekolah dan komunitas masyarakat.

Penulis: Ihda Maulidawanti (Univ : IAIN Langsa)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement