Breaking News
Memuat breaking news...

Bobby Nasution Ingin Gateball Mampu Menggerakkan Ekonomi Sumut

Redaksi
Redaksi
Minggu, 2 Agustus 2026 - 10.48 AM WIB
Bobby Nasution Ingin Gateball Mampu  Menggerakkan Ekonomi Sumut
Gubsu Bobby Nasution menghadiri pelantikan Pengurus Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PERGATSI) Sumut periode 2025–2029.Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Bagi Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution, olahraga tidak lagi hanya dipandang sebagai arena meraih medali. Lebih dari itu, olahraga harus mampu tumbuh menjadi industri yang menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan atlet, sekaligus menjadi penggerak ekonomi daerah. Gagasan itu disampaikannya saat menghadiri pelantikan Pengurus Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PERGATSI) Sumut periode 2025–2029.

Pelantikan yang berlangsung di Aula Lapangan PERGATSI Sumut, Jalan Yos Sudarso, Medan, Jumat (26/6/2026) malam, menjadi momentum bagi Bobby Nasution untuk mengajak seluruh insan olahraga membangun ekosistem yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Menurut Bobby, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara saat ini tengah mendorong transformasi olahraga menjadi sebuah industri yang tidak hanya mengandalkan dukungan pemerintah, tetapi juga mampu menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat.

"Ketika olahraga menjadi industri, maka olahraga bisa hidup dengan sendirinya dan berdiri di atas kaki sendiri. Tidak hanya industri konvensional yang memiliki nilai ekonomi, tetapi olahraga yang selama ini lebih dikenal sebagai hiburan juga dapat menjadi sektor yang memberikan nilai ekonomi tinggi," ujarnya.

Ia berharap kepengurusan baru PERGATSI Sumut mampu menjadi bagian dari transformasi tersebut melalui pembinaan atlet yang berkelanjutan, penyelenggaraan berbagai kompetisi, hingga pengembangan ekosistem olahraga yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan para pelaku olahraga.

Pemerintah Provinsi Sumut, kata Bobby, siap memberikan dukungan terhadap berbagai program yang dijalankan PERGATSI, baik dari sisi organisasi maupun penyelenggaraan kegiatan.

"Karena itu, Pemprov Sumut siap memberikan dukungan kepada PERGATSI, baik dari sisi organisasi maupun berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan ke depan," katanya.

Dalam kesempatan itu, Bobby juga mengaku terkesan setelah melihat langsung fasilitas lapangan gateball yang dimiliki Sumatera Utara. Menurutnya, keberadaan sarana olahraga yang memadai menjadi modal penting untuk meningkatkan prestasi atlet pada masa mendatang.

Ia mengingatkan bahwa pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, cabang olahraga gateball berhasil menyumbangkan lima medali bagi kontingen Sumatera Utara. Capaian tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk meraih hasil yang lebih baik pada PON 2028 di Nusa Tenggara Barat.

"Kami merasa bangga. Saya baru melihat secara langsung lapangan gateball yang dimiliki Sumut. Dengan fasilitas yang sudah dimiliki sekarang, saya berharap pada PON 2028 di NTB nanti prestasi tersebut minimal bisa meningkat dua kali lipat," harapnya.

Bobby juga menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Sumut mendukung penyelenggaraan kejuaraan gateball tingkat nasional maupun internasional di Sumatera Utara. Menurutnya, kehadiran berbagai event olahraga akan memberikan dampak ganda, tidak hanya terhadap pembinaan atlet, tetapi juga sektor pariwisata, perhotelan, UMKM, hingga ekonomi kreatif.

"Saya sampaikan Pemerintah Provinsi Sumut akan memberikan dukungan penuh apabila kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Sumatera Utara," tegasnya.

Lebih jauh, Bobby menilai industri olahraga akan menjadi salah satu sektor strategis dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Seiring target Indonesia menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia, olahraga diyakini mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kami yakin bukan hanya industri konvensional yang akan menjadi penopang ekonomi, tetapi industri olahraga juga akan menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pekerjaan Umum yang juga Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PERGATSI, Diana Kusumastuti, mengatakan pelantikan pengurus baru merupakan awal dari tanggung jawab besar untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet gateball di Sumatera Utara.

Menurut Diana, perkembangan organisasi gateball di Sumut cukup menggembirakan. Saat ini kepengurusan telah terbentuk di 17 kabupaten/kota, meningkat dari sebelumnya hanya delapan daerah. Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk memperluas pembinaan atlet menuju PON 2028.

"Saat ini kepengurusan gateball di Sumut telah berkembang dari delapan menjadi 17 kabupaten/kota. Ini menjadi modal penting untuk memperkuat pembinaan atlet melalui Kejuaraan Provinsi menuju PON 2028," katanya.

Ketua PERGATSI Sumut periode 2025–2029, Doli Sinomba Siregar, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya beserta jajaran pengurus. Ia menegaskan komitmennya untuk memperluas pembinaan, meningkatkan prestasi, sekaligus mengenalkan olahraga gateball kepada masyarakat Sumatera Utara.

"Prestasi tidak bisa lahir secara individu, tetapi membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Mari kita bersama-sama memajukan gateball di Sumut," ujarnya.

Pada pelantikan tersebut, Doli Sinomba Siregar resmi dilantik sebagai Ketua PERGATSI Sumut periode 2025–2029, didampingi Jangga Siregar sebagai Sekretaris dan Rizal sebagai Bendahara. Kepengurusan baru diharapkan mampu membawa gateball Sumatera Utara menjadi salah satu kekuatan olahraga nasional sekaligus bagian dari pengembangan industri olahraga di daerah. (HUMAS DISKOMINFO SUMUT)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement