Breaking News
Memuat breaking news...

Bobby Nasution: Perlu Upaya Keras Wariskan Nilai Luhur Seni Budaya

Redaksi
Redaksi
Kamis, 5 Oktober 2023 - 10.04 PM WIB
Bobby Nasution: Perlu Upaya Keras Wariskan Nilai Luhur Seni Budaya
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Medan (Waspada): Seni dan budaya bukanlah kekayaan yang bisa diwariskan secara genetis. Perlu upaya keras untuk mewariskan nilai luhur seni dan budaya kepada generasi mendatang.

Demikian disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Kepala Badan Riset dan Invoasi Daerah (Brida) Medan, Mansursyah, saat membuka Seminar Kajian Pengembangan Media Pendidikan Seni dan Budaya Berbasis Multimedia untuk Penguatan/Rintisan Museum Digital di Kota Medan, Kamis (5/10) di Ruang Rapat III Balai Kota Medan.

“Tanpa kesungguhan melestarikan bisa jadi niscaya di masa depan kita hanya bisa mengetahui tentang seni dan budaya leluhur kita dari referensi bacaan maupun artefak yang ada di museum,” sebut Mansur dalam kegiatan yang diikuti kepala sekolah, guru seni budaya SD dan SMP di Medan itu.

Indonesia, lanjut Mansur, bangsa besar yang dianugerahi berbagai macam kekayaan alam dan kekayaan seni budaya adiluhung. Dengan 17.000 ribu lebih pulau, 700 lebih suku bangsa, 1.100 lebih bahasa daerah, dan beragam kekayaan lain, membuat Indonesia kian unik.

“Keunikan ini menghasilkan budaya beragam. Kebudayaan itu lahir sebagai buah kearifan lokal masyarakat setempat dalam menghadapi kondisi bentang geografis yang berbeda-beda, sehingga seni dan budaya yang ada di tanah air kita juga menjadi sangat variatif,” ungkapnya.

Dia menekankan, upaya melestarikan nilai-nilai seni dan budaya tanggung jawab bersama dan memerlukan integrasi berbagai pihak seperti pemerintah, institusi dan individu untuk menjaga bangsa ini dari serbuan budaya asing.

Sebelumnya, Kepala Bidang Sosial dan Kependudukan Brida Medan, Supriyono, melaporkan waktu pelaksanaan kegiatan penelitian ini dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan mulai Agustus sampai dengan Oktober 2023.

“Tujuan penelitian yang diseminarkan pada hari ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi kepada pimpinan daerah dalam mewujudkan efektivitas penggunaan media pendidikan seni dan budaya berbasis multimedia untuk penguatan/rintisan museum digital,” terangnya.

Tahapan dalam penelitian ini, rincinya, meliputi kunjungan kerja ke opd terkait dalam penjaringan isu-isu yang prioritas untuk dilakukan penelitian, rapat koordinasi tim untuk penentuan judul penelitian, seminar proposal penelitian, pengambilan data ke lapangan, dan seminar hasil.

Dalam presentasinya, anggota tim penelitian Yusnizar Heniwaty, SST., M.Hum., Ph.D., menyampaikan simpulan antara lain penggunaan media pendidikan dalam museum digital sengat efektif untuk digunakan oleh guru-guru dan masyarakat sebagai media informasi dan referensi dalam bidang seni dan budaya.

“Selain itu, media pendidikan seni dan budaya yang dikembangkan mencakup capaian kompetensi dari aspek kognitif, apektif, dan psikomotorik,” sebutnya.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement