Breaking News
Memuat breaking news...

BPJPH Monitoring Dapur dan Fasilitas Layanan Jemaah Haji di Armuzna

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 31 Mei 2025 - 10.58 AM WIB
BPJPH Monitoring Dapur dan Fasilitas Layanan Jemaah Haji di Armuzna
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MAKKAH (Waspada): Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menggelar monitoring dan pengawasan pada dapur dan sejumlah fasilitas pendukung layanan bagi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.

Sekretaris Utama BPJPH, Muhammad Aqil Irham, mengatakan bahwa pengawasan tersebut merupakan kolaborasi lintas kementerian/lembaga dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025 supaya berjalan lancar dan sukses. Salah satunya, melalui peningkatan kualitas layanan bagi jemaah, termasuk layanan pemenuhan kebutuhan konsumsi makanan dan minuman yang terjamin kehalalan dan keamanannya.

"Hari ini (Selasa 27 Mei 2025) kita melaksanakan pemantauan di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) bersama tim dari Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Badan Penyelenggara Haji, dan perwakilan K/L lainnya." kata Sekretaris Utama BPJPH, Muhammad Aqil Irham, di Jeddah, beberapa waktu lalu.

"Pemantauan ini kita dilaksanakan dalam rangka mendukung layanan yang optimal bagi keamanan dan kenyamanan jemaah haji asal Indonesia selama pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi," lanjutnya.

Pada pengawasan tersebut, tim memeriksa sejumlah faslitas layanan bagi jemaah haji. Di antaranya, fasilitas dapur, tenda, air, tempat tidur, kamar mandi, toilet, AC, dan sebagainya.

Fasilitas-fasilitas tersebut, lanjutnya, disiapkan oleh sejumlah syarikah, yakni lembaga yang secara khusus ditunjuk oleh Pemerintah Arab Saudi untuk mengelola layanan jemaah haji dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Mereka menyiapkan konsep fasilitas yang berbeda-beda dengan menyesuaikan ciri khas Indonesia.

Di sebuah maktab salah satu syarikah, misalnya, nampak ada yang menata tempat tidur dan tata letak dekoratif dengan ciri khas nusantara, dengan anyaman bambu atau rotan, dilengkapi dengan meja dan kursi bambu.

"Ini adalah upaya yang baik yang dilakukan oleh para syarikah. Dengan konsep yang menghadirkan keindahan, kebersihan, dan kesejukan, agar jemaah haji kita merasa nyaman meskipun tinggal di tengah cuaca Arab Saudi yang relatif panas saat ini," sambung Muhammad Aqil Irham menjelaskan.

"Kita juga memastikan ketersediaan air bersih, dengan sanitasi yang baik yang tentu akan sangat dibutuhkan oleh jemaah, terutama di Armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina) yang merupakan tiga lokasi penting dalam fase puncak ibadah haji nanti." lanjutnya.

"Setelahnya, pada Rabu dini hari nanti kita juga memonitoring dapur-dapur yang ada, memastikan penerapan prosedur yang menekankan pentingnya standar halal dan juga keamanan pangan terlaksana di lapangan," pungkasnya. (m33)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement