Breaking News
Memuat breaking news...

Buka Bersama Di Masjid Ghaudiyah, Bubur Sup Menjadi Hidangan Utama

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 25 Maret 2023 - 4.22 PM WIB
Buka Bersama Di Masjid Ghaudiyah, Bubur Sup Menjadi Hidangan Utama
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Masjid Ghaudiyah Jalan Zainul Arifin yang terkenal sebagai salah satu sejarah perkembangan India Muslim di Kota Medan memiliki sederet kegiatan di bulan Ramadhan. Salah satunya berbuka puasa bersama.

Uniknya di Masjid yang berdiri diantara pertokoan ini selalu menyajikan bubur sup sebagai hidangan utama berbuka puasa.

Bubur Sup kaya akan rempah itu dihidangkan dengan piring dan mangkuk plastik yang disusun di dalam talam. Panitia pun tampak membagikan ke jamaah yang telah disusun secara berkelompok. Aroma bubur sup yang menggugah selera membuat berbuka puasa menjadi istimewa.

Tampak juga ratusan jamaah tumpah di Masjid yang berdiri pada tahun 1887 itu. Dan di dominasi etnis India Muslim.

Ketua Yayasan South Indian Moeslem Mosque, Mohammad Sidik Saleh kepada Waspada kemarin menyebutkan bahwa setiap tahun di bulan ramadan jamaah selalu dapat menikmati bubur sup khas India di Masjid Ghaudiyah. Tradisi menyantap bubur sup disaat berbuka puasa ini sudah berlangsung 10 tahun belakangan.

Setiap harinya bubur sup khas India ini disajikan untuk 1000 porsi yang dapat dinikmati baik jamaah Masjid maupun masyarakat umum dari sekitaran Masjid.

"Bubur sup ini dimasak khusus oleh ahlinya yang merupakan orang India asli. Bubur sup setiap harinya dimasak kurang lebih sebanyak 12 kilogram hingga 15 kilogram beras, hampir 1.000 porsi akan tersedia bubur sup khas India ini. Bahkan porsi ini terkadang kurang untuk dibagikan ke masyarakat," ungkapnya.

Mohammad Sidik Saleh juga mengatakan selain bubur sup, ada juga minuman chai kaya akan khasiat, dan di masjid Ghaudiyah juga ada hidangan khas India lainnya seperti nasi briyani dan kari.

"Setiap hari Minggu disini juga ada menu makanan khas India lainnya yakni nasi briyani, kari dan lainnya," katanya.

Keunikan lainnya di Masjid ini setiap bulan ramadan juga menjadi tempat berkumpulnya para muallaf baik muallaf etnis India, Cina juga dari etnis lainnya. Mereka mengikuti pengajian memperdalam pengetahuan tentang Islam dan juga sebagai wadah silaturahmi yang sebelumnya mereka disatukan dalam komunitas yang dibangun oleh yayasan India Muslim. (Cbud)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement