Breaking News
Memuat breaking news...

Buka Rakernas 2024, Menteri Agama Nasaruddin Umar Ingatkan Soal Krisis Keagamaan

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 16 November 2024 - 10.51 AM WIB
Buka Rakernas 2024, Menteri Agama Nasaruddin Umar Ingatkan Soal Krisis Keagamaan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BOGOR (Waspada): Menteri Agama Nasaruddin Umar mengingatkan soal krisis keagamaan yang terjadi saat ini. Krisis terjadi saat umat mulai berjarak dengan agama yang diyakininya.

"Yang dimaksud kirisis keagamaan, ketika umat itu berjarak dengan ajaran agamanya, maka pada saat itu terjadi krisis. Contoh, umat Islam wajib salat kan? Apa umat Islam sudah semuanya salat?," kata Menag Nasaruddin Umar dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kemenag, di Bogor, Jumat (25/11/2025).

Menurut Menag Nasaruddin, krisis keagamaan perlu disiapkan dengan serius. Pasalnya, jika setiap orang mendalami dan menghayati ajaran agamanya masing-masing, maka akan tercipta kohesi sosial yang sangat sempurna. Ketaatan umat dalam sebuah agama juga akan membuat seseorang untuk tidak menjerumuskan diri dalam korupsi.

"Bahkan mungkin tidak ada korupsi kalau orang itu menghayati agamanya dengan baik," ujarnya.

Rakernas yang digelar Kemenag berlangsung sejak 15 sampai 17 November 2024. Rakernas mengangkat tema 'Menyatukan Langkah, Mewujudkan Daya Saing Umat untuk Kemaslahatan Masa Depan'. Rakernas dihadiri juga Wamenag Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi'i, Staf Khusus dan Staf Ahli, serta para pejabat Eselon I dan II Kemenag pusat, Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri serta Kepala Kanwil Kemenag Provinsi seluruh Indonesia.

Dalam arahannya, Nasaruddin Umar meminta Rakernas menjadi sarana memutar otak untuk lahirkan solusi permasalahan umat.

"Mari peras otak kita, saling bertukar wawasan dan menyatukan langkah. Berikan solusi terbaik untuk umat," pesan Menag Nasaruddin.

Ditambahkannya, sebagai instansi vertikal yang memiliki satuan kerja hingga tingkat kecamatan, maka penyamaan langkah menjadi hal penting bagi Kementerian Agama.

"Rakernas ini untuk menyamakan sekaligus untuk mempertajam visi Kementerian Agama ke depan," ujarnya.

Menag Nasaruddin juga menekankam komitmennya untuk melaksanakan hal-hal yang telah diamanatkan oleh Presiden Prabowo, yaitu pembersihan organisasi dari berbagai penyimpangan serta pelaksanaan birokrasi yang efisien dan efektif. "Mari bersama kita menjadikan Kemenag semakin baik. Sampaikan berbagai permasalaham yang ada, kita cari pemecahannya" tegas Menag.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement