Breaking News
Memuat breaking news...

Bupati Labura: Mari Lestarikan Budaya Melayu Kesultanan Kualuh

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 20 Mei 2023 - 4.34 PM WIB
Bupati Labura: Mari Lestarikan Budaya Melayu Kesultanan Kualuh
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

AEKKANOPAN (Waspada): Hendriyanto Sitorus yang hadir menyaksikan pagelaran seni budaya melayu pada acara festival budaya "Gelar Melayu Serumpun 2023" di pelataran Istana Maimun, Kota Medan, Jumat (19/5) malam, menginginkan agar budaya melayu Kesultanan Kualuh dapat dijaga kelestariannya.

Hal tersebut disampaikannya seusai melihat tarian melayu yang di bawakan oleh kontingen Labura pada festival tersebut. Kehadirannya di acara budaya ini ditemani oleh Wabup H. Samsul Tanjung, Sekda H. Muhammad Suib, Ketua TP PKK Ny. dr. Rama Dhona Hendriyanto Sitorus,M.Ked(Ped),Sp.A, dan Ketua DWP Ny. Sri Wahyuni Muhammad Suib.

Penampilan kontingen Labura pada festival budaya Gelar Melayu Serumpun yang diikuti oleh beberapa negara serumpun ini mendapat apresiasi dari Bupati Hendriyanto.

"Kita patut berbangga hati, Labura bisa tampil memperkenalkan budaya melayu khas Kesultanan Kualuh pada ajang bergengsi yang juga di ikuti dari beberapa negara," ucap bupati.

Untuk itu, ke depannya Pemkab Labura akan memberikan perhatian, guna mengembangkan dan melestarikan budaya melayu Kesultanan Kualuh, hingga bisa melahirkan para generasi-generasi muda yang mampu meneruskan dan mencintai budaya lokal dari Kesultanan Kualuh.

"Bersama Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Dinas Pariwisata, kita akan berupaya untuk terus menjaga serta melestarikan budaya Melayu ini, dengan cara memperkenal secara dini budaya khas daerah ini di sentra pendidikan dasar dan tingkat pertama serta melalui sanggar-sanggar seni yang ada di Labura, agar kearifan lokal ini dapat terpelihara dan tidak musnah ditelan modernisasi," ujarnya. (cim)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement