Breaking News
Memuat breaking news...

Bupati Labura Tanggapi Sekwan Diperiksa Kejari Labuhanbatu

Redaksi
Redaksi
Rabu, 15 Juni 2022 - 8.26 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

AEKKANOPAN (Waspada) : Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) Hendriyanto Sitorus, MM menanggapi atas pemeriksaan Sekretaris Dewan (Sekwan) L. Gultom di Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu terkait pengadaan pin emas anggota DPRD.

Hendriyanto Sitorus pada Waspada, Rabu (15/6) saat dimintai tanggapannya via WhatsApp mengatakan bahwa dirinya belum mendapat laporan, namun Kejari punya hak untuk memeriksa.

"Saya belum dapat laporan bang, yang jelas Kejari punya hak untuk memeriksa seluruh keuangan daerah," tulis Hendriyanto via WhatsApp.

Ketika ditanya kembali, apakah ada kepala OPD lainnya diperiksa kejaksaan atau kepolisian terkait anggaran dan pengerjaan proyek, lantas Hendriyanto Sitorus belum membalas chat Waspada.

Sebelumnya, Sekwan Labura L. Gultom diperiksa penyidik Kejari Labuhanbatu tanggal 14 Juni 2022 selama 4 jam terkait pengadaan pin emas anggota DPRD Labura tahun 2021.

"Saya diperiksa kejaksaan mengenai pengadaan pin emas atas adanya pengaduan dari masyarakat. Saya diperiksa sebagai PPK, saya diperiksa bukan sebagai saksi, tapi hanya dimintai keterangan," kata L. Gultom pada Waspada.

Gultom mengaku, kejaksaan akan memanggil PPTK, toko emas dan rekanan kontraktor. Dirinya juga menyatakan tidak ada menerima uang dari pengadaan pin emas.

Kasi Intel Kejari Labuhanbatu Firman Simorangkir membenarkan jika Sekwan Labura L. Gultom dimintai keterangannya terkait pengadaan pin emas anggota DPRD Labura.

"Benar, pihak penyidik telah memintai keterangan Sekwan Labura. Pemeriksaan atas adanya laporan dari masyarakat terkait pengadaan pin emas," kata Firman. (c04)

Keterangan Gambar : Bupati Labura Hendriyanto Sitorus, MM. Waspada/Ist

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement