Breaking News
Memuat breaking news...

Bupati Pakpak Bharat Ajukan Rp42,3 M Ke Menteri Kesehatan

Redaksi
Redaksi
Jumat, 16 Januari 2026 - 8.39 PM WIB
Bupati Pakpak Bharat Ajukan Rp42,3 M Ke Menteri Kesehatan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id):  Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor mengajukan proposal pengembangan pelayanan kesehatan senilai Rp42,315 miliar kepada Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dalam audensi di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta.

"Kami sangat mengharapkan dukungan penuh dari bapak Menteri Kesehatan untuk bisa membantu kami mengatasi persoalan ini," ujar Franc di hadapan Menteri Kesehatan.

Proposal tersebut diperuntukkan pembangunan gedung rawat inap, instalasi farmasi, instalasi CSSD (pusat sterilisasi), gedung IPSRS, rumah dinas dokter spesialis, serta pengadaan ambulans puskesmas, mobil puskesmas keliling, Modular Operating Threatre (MOT), alat treadmill, dan alat endoscopy, sebagaimana disebutkan dalam rilis Pemkab Pakpak Bharat, Jumat (16/1/2026).

Menanggapi hal ini, Budi Gunadi Sadikin berjanji akan mencoba membantu memberikan solusi sesuai anggaran yang tersedia. "Semua hal yang disampaikan pak Bupati, terutama menyangkut masalah kesehatan di daerah sudah kami terima, dan bisa kami fahami. Masalah kesehatan ini merupakan masalah bersama yang harus diselesaikan bersama oleh kita semua mulai dari pusat sampai daerah. Mudah-mudahan akan bisa kita bantu," janjinya.

Franc menjelaskan, saat ini Kabupaten Pakpak Bharat tengah membangun UPT Rumah Sakit Umum Daerah Salak untuk mendukung visi misinya dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat, yang sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029. Sarana dan prasarana RSUD Salak saat ini masih belum memenuhi standar peraturan perundang-undangan. [***]

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement