Breaking News
Memuat breaking news...

Bupati Toba Bahas Pengembangan Obat Herbal Dengan SMK Swasta Arjuna

Redaksi
Redaksi
Rabu, 6 April 2022 - 2.00 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

TOBA (Waspada): Menindaklanjuti Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Toba dengan PT Indofarma, SMK Swasta Arjuna Laguboti mengadakan audiensi dengan Pemkab Toba terkait pengembangan obat herbal.

Bupati Toba, Poltak Sitorus menerima kunjungan Kepala Sekolah Sitor Butarbutar, Josep Manurung (Guru Produktif Farmasi) dan 2 orang siswinya di ruang kerja Bupati, Rabu (6/3).

Pihak SMK Swasta Arjuna Laguboti meminta bimbingan dan arahan dari Pemkab Toba sebagai tindak lanjut dari penandatanganan Perjanjian Kerjasama 25 Februari lalu.

"Jangan sampai penandatanganan MoU berakhir begitu saja, mengingat masa waktu perjanjian adalah selama satu tahun, dan saat ini sudah hampir berjalan dua bulan," ujar Kepala Sekolah SMK Arjuna Sitor Butarbutar.

Selama ini SMK Swasta Arjuna Laguboti melakukan penelitian terhadap tanaman obat, hanya sebagai pemenuhan kurikulum produk kreatif, akan tetapi produk tersebut belum layak untuk dipasarkan.

"Salah satunya adalah penggunaan daun binahong sebagai betadine herbal," imbuhnya.

Sitor Butarbutar berharap, kreatifitas anak didik dan guru dapat dikembangkan, dengan dukungan dari Pemkab Toba untuk mensuplai kebutuhan tanaman obat.

Poltak Sitorus menanggapi positif dan mengatakan bahwa Pemkab Toba melalui Dinas Koperindag siap untuk melakukan pengawasan, jangan sampai obat yang diproduksi tidak sesuai dengan standar obat nasional.

Pemerintah juga akan melakukan sosialisasi dan mendorong petani menanam tanaman obat tersebut, apabila PT Indofarma sudah bersedia menampung, dan sudah bisa diproduksi secara massal.

"Tapi itu tidak bisa kami lakukan, tanpa ada jaminan dari Indofarma, untuk menampung itu," ujar Bupati Poltak Sitorus.

"Kita tidak ingin masyarakat ini rugi, karena tenaga, biaya, pupuk, dan segala macam, sudah pasti nanti dikeluarkan mereka," sebutnya menambahkan.

Namun untuk mengetahui porsi masing-masing, akan dilakukan pertemuan lanjutan dengan PT Indofarma baik secara virtual ataupun secara langsung.

Turut hadir dalam audiensi, Asisten Ekonomi Pembangunan Jonni Lubis, Kadis Pertanian TH Sitorus, dan mewakili Dinas Koperindag. (a36)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement