Breaking News
Memuat breaking news...

Burhanuddin Serahkan 10 Buku Karyanya Untuk MAN Kota Gunung Sitoli

Redaksi
Redaksi
Senin, 26 Februari 2024 - 3.33 PM WIB
Burhanuddin Serahkan 10 Buku Karyanya Untuk MAN Kota Gunung Sitoli
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Kepala MAN Serdang Bedagai, Dr.H.Burhanuddin menyerahkan 120 buku untuk MAN Kota Gunung Sitoli, 10 di antaranya buku karyanya.

Penyerahan buku diterima Kepala MAN Kota Gunung Sitoli, Arenibi Muruhawa MPd saat berlangsungnya Rakerwil Kantor Kementerian Agama Wilayah Provinsi Sumatera Utara 20-22 Februari di Hotel Wings Deliserdang.

"Alhamdulillah disela sela kesibukan Rakerwil Kementerian Agama Sumatera Utara, terkesan sangat baik dan menyegarkan peserta dan menyumbangkan 120 buku dengan 10 judul karya saya,"ujarnya.

Adapun judul buku yang diserahkan, Kitab Pembelajaran Siddiq. Kitab Pembelajaran Amanah.Kitab Pembelajaran Fathanah. Kitab Pembelajaran Tabligh. Kitab Nasehat & Kisah. Kitab Pengharapan. Kitab Jihad. Kitab Renungan.The Quote of Education dan Ramadhan Pintu.

"Kesepuluh judul itu diterima oleh Kepala MAN Kota Gunung Sitoli dengan senang hati karena sangat di butuhkan. Semoga bermanfaat dan menjadi motivasi untuk kepala madrasah menulis buku  sebagai sambutan dalam buku tersebut oleh Kanwil Kemenag Sumatera Utara dan menunggu terbitnya buku yang lain," kata Burhanuddin kemarin.

Ditambahkannya, buku yang diserahkan itu sejalan dengan pokok pembahasan disampaikan dalam kegiatan Rakerwil, yaitu Implementasi budaya literasi pada madrasah pendidikan agama Islam dan keagamaan.

Topik ini sangat baik karena menjadi salah satu strategi untuk peningkatan kualitas pendidikan dimulai dari budaya gemar membaca . Literasi menjadi satu usaha untuk meyakinkan kepada guru dan murid agar selalu mencintai membaca.

"Sudah sangat nyata bahwa ayat Alquran yang pertama diturunkan oleh Allah kepada nabi Muhammad Saw adalah perintah membaca. " Iqro'  " bacalah. Sudah sangat strategis budaya literasi diprogram kan dengan baik,"ujar Burhanuddin.

Maka lanjut dia dalam rangka meningkatkan budaya literasi perlu melakukan, menyiapkan perpustakaan yang representatif. Memperbanyak sumber bacaan. Melatih para guru dan murid agar gemar menulis pikirannya sehingga tercipta buku buku yang bermanfaat. Memprogramkan tambahan anggaran untuk pengadaan sumber bacaan.

Membangun digital library dan mendesain waktu yang rutin bagi guru, kepala serta murid untuk membaca seperti membuat jadwal untuk membaca buku buku atau pun melalui internet.(m22)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement