Breaking News
Memuat breaking news...

Cabai Merah Anjlok, Sumbang Deflasi Sumut

Redaksi
Redaksi
Selasa, 2 Mei 2023 - 9.56 PM WIB
Cabai Merah Anjlok, Sumbang Deflasi Sumut
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Empat kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengalami deflasi dan satu kota mengalami inflasi pada April 2023 (month to month/mtm). Cabai merah menjadi penyumbang deflasi terbesar pada bulan tersebut.

Empat kota yang mengalami deflasi yaitu Medan deflasi 0,20 persen, Pematangsiantar deflasi 0,25 persen, Gunung Sitoli deflasi 0,42 persen, Padangsidimpuan deflasi 0,04 persen sedangkan Sibolga inflasi 0,27 persen. Gabungan lima kota IHK tersebut menjadikan Sumut mengalami deflasi 0,18 persen di April 2023 (mtm).

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Nurul Hasanudin mengatakan, komoditas dominan penyumbang deflasi pada April 2023 (mtm) antara lain, cabai merah 0,19 persen, tomat 0,10 persen, ikan tongkol 0,06 persen, bawang merah 0,04 persen dan daging ayam ras 0,04 persen.

"Cabai merah biasa menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi. Dan bulan kemarin, cabai merah memberi tekanan deflasi di Sumatera Utara," ujar Nurul Hasanudin, Selasa (2/5/2023).

Sedangkan komoditas penyumbang inflasi, lanjut Nurul, diantaranya, jeruk 0,05 persen, beras 0,03 persen, emas perhiasan 0,03, rokok 0,02 persen, angkutan antar kota dan angkutan udara 0,02 persen.

Sementara itu, laju inflasi Sumut April 2023 secara year on year (yoy), mengalami inflasi 4,16 persen. Di mana jumlah itu berasal dari lima gabungan kota IHK di Sumut yakni, Medan inflasi 4,12 persen, Sibolga 5,11 persen, Gunung Sitoli inflasi 3,20 persen, Padangsidimpuan inflasi 4,51 persen dan Pematangsiantar inflasi 4,13 persen.

"Lima komoditas dominan penyumbang inflasi (yoy) yakni, bensin 1,21 persen disusul beras, 0,52 persen, rokok kretek filter 0,29 persen, angkutan udara 0,25 persen, angkutan dalam kota 0,23 persen," ungkapnya.

Sedangkan komoditas penyumbang deflasi, cabai merah 0,18 persen, minyak goreng 0,15 persen, daging ayam ras 0,14 persen, tomat 0,12 persen dan bawang merah 0,07 persen. (m31)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement