Breaking News
Memuat breaking news...

Cadangan Devisi Turun Disebabkan Jatuh Tempo Bayar Utang

Redaksi
Redaksi
Rabu, 7 Februari 2024 - 2.41 PM WIB
Cadangan Devisi Turun Disebabkan Jatuh Tempo Bayar Utang
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Disebabkan jatuh tempo pembayaran utang luar negeri pemerintah,maka posisi cadangan devisa Indonesia turun menjadi US$ 145,1 miliar pada Januari 2024, dibandingkan posisi akhir Desember 2023 sebesar US$ 146,4 miliar.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono mengatakan, meski begitu posisi cadangan devisa Indonesia akhir Januari 2024 tetap tinggi setara dengan 6,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

"Selain itu, posisi cadangan tersebut tetap berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor," ujar Erwin di Jakarta, Rabu (7/2).

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Ke depan, Erwin memastikan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa akan tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga.

Hal tersebut sejalan dengan sinergi respons bauran kebijakan yang ditempuh BI dan pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan. (J03)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement